BREAKING NEWS
Sabtu, 14 Februari 2026

Sepekan Jelang Ramadhan, 543 KK di Leubok Pusaka Masih Gelap Gulita, PLN Ditagih Janji Pemulihan

Adam - Jumat, 13 Februari 2026 15:18 WIB
Sepekan Jelang Ramadhan, 543 KK di Leubok Pusaka Masih Gelap Gulita, PLN Ditagih Janji Pemulihan
Sepekan menjelang Ramadhan 1447 Hijriah, ratusan warga di Desa Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, masih hidup tanpa aliran listrik. (Foto: serambinews / HO)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ACEH UTARA— Sepekan menjelang Ramadhan 1447 Hijriah, ratusan warga di Desa Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, masih hidup tanpa aliran listrik.

Hingga Jumat, 13 Februari 2026, jaringan yang rusak akibat banjir besar pada November tahun lalu belum sepenuhnya pulih.

Baca Juga:
Kepala Desa Leubok Pusaka, Janni, mengatakan dua dusun—Translok dan Sarah Raja—masih mengalami pemadaman total.

Tiang, kabel, dan trafo listrik dilaporkan hilang terseret arus banjir dan belum terpasang kembali."Untuk dusun lain seperti Seuleumak, Bidari, dan Tanoh Merah, listrik sudah menyala di fasilitas umum. Tapi kabel ke rumah warga belum terpasang," kata Janni saat dihubungi, Jumat.

Desa tersebut dihuni 543 kepala keluarga atau 764 jiwa. Sejak listrik padam pada 26 November 2025, warga terpaksa bergantung pada mesin generator untuk penerangan.

Konsekuensinya, mereka harus membeli bahan bakar secara swadaya di tengah kondisi ekonomi yang belum pulih."Solusinya mengandalkan generator. Tapi terasa berat, karena banyak warga tidak bekerja tetap," ujarnya.

Sebagian warga kini bekerja sebagai tukang dalam proyek rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban banjir disebut telah mencapai sekitar 80 persen. Meski demikian, pekerjaan tersebut bersifat sementara dan belum sepenuhnya menjamin keberlanjutan pendapatan.

Selain persoalan listrik, pemerintah desa juga berharap bantuan bahan pangan tetap mengalir.

Persediaan logistik di desa yang berada di wilayah pedalaman Kabupaten Aceh Utara itu diperkirakan hanya cukup untuk beberapa hari ke depan.

Sementara itu, Manajer PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kota Lhokseumawe, Husni, menyatakan tim teknis masih bekerja memulihkan jaringan di lokasi terdampak.

"Kami targetkan, selambat-lambatnya Ramadhan sudah menyala seluruh desa itu," kata Husni.

Baca Juga:

Leubok Pusaka disebut sebagai satu-satunya desa di wilayah tersebut yang masih mengalami pemadaman listrik total sejak banjir menerjang hampir 80 persen wilayahnya.

Ribuan warga sebelumnya mengungsi dan sebagian masih bertahan di tenda darurat.

Menjelang bulan suci, harapan warga sederhana: listrik kembali menyala agar aktivitas ibadah dan pemulihan ekonomi bisa berjalan lebih normal.*(k/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemerintah Salurkan Dana Stimulan Rp369,5 Miliar untuk Perbaikan Rumah Rusak di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Kahiyang Ayu Apresiasi Bantuan SERUNI KMP untuk Korban Bencana Tapanuli Tengah
Belum Genap Seminggu Huntara Simarpinggan Diresmikan, Warga Keluhkan Genangan Air di Kolong Rumah dan Ancaman Kesehatan
Polres Lhokseumawe dan Brimob Gotong Royong Bersihkan Meunasah Terdampak Banjir di Aceh Utara
Pemerintah Percepat Pembangunan Hunian Sementara dan Tetap untuk Korban Bencana Sumatera Agar Tak Lagi Tinggal di Tenda
Beban APBN Meningkat Rp1,2 Triliun Per Tahun, Pemerintah Finalisasi Pelunasan Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru