Tragedi di Waduk Menongo Lamongan, Tiga Bocah Perempuan Tewas Tenggelam Saat Menolong Teman
LAMONGAN Tragedi memilukan terjadi di Waduk Menongo, Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Tiga bocah peremp
PERISTIWA
JAKARTA – Pendiri dan Ketua Dewan Pembina Jaya Center Foundation sekaligus Ketua Umum DPN Kombatan, Budi Mulyawan, menegaskan air tanah merupakan anugerah Tuhan yang harus dikelola negara secara adil dan berkelanjutan untuk kepentingan masyarakat luas.
Menurut Budi, air tanah tidak boleh berubah menjadi komoditas eksklusif yang hanya menguntungkan segelintir korporasi, sementara masyarakat harus membeli air minum dengan harga tinggi.
"Air tanah itu anugerah dari Tuhan. Harus bermanfaat bagi orang banyak, bukan dimonopoli," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa.Baca Juga:
Ia merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2008 tentang Air Tanah yang menempatkan air tanah sebagai sumber daya strategis.
Regulasi tersebut memprioritaskan pemanfaatan air tanah untuk kebutuhan pokok sehari-hari seperti minum, mandi, memasak, dan mencuci, sebelum digunakan untuk kepentingan industri maupun komersial.
Budi menilai implementasi aturan tersebut harus diperkuat melalui pengawasan ketat dan prinsip konservasi, termasuk perlindungan akuifer, pengendalian pencemaran, serta pembatasan pengambilan dalam skala besar.
Sorotan khusus ia tujukan pada industri air minum dalam kemasan (AMDK) yang dinilai memiliki nilai ekonomi besar. Namun, menurutnya, dominasi perusahaan besar berpotensi menciptakan ketimpangan akses dan harga.
"Kalau dibiarkan, rakyat hanya jadi konsumen dengan harga yang tidak kompetitif," kata Budi.
Dalam konteks Jakarta, ia meminta pemerintah daerah memperkuat peran badan usaha milik daerah.
Budi mendorong PAM JAYA—perusahaan air minum milik Pemprov DKI—tidak hanya fokus pada layanan air perpipaan, tetapi juga mempertimbangkan masuk ke bisnis AMDK sebagai strategi diversifikasi.
Menurut dia, langkah tersebut dapat menjadi instrumen pengendali harga sekaligus cadangan strategis ketika terjadi gangguan suplai air bersih.
"Ini bukan sekadar bisnis, tetapi soal ketahanan air dan kontrol harga," ujarnya.
Budi menekankan, jika terealisasi, bisnis AMDK oleh PAM JAYA harus berbasis kajian kelayakan yang komprehensif, termasuk studi sumber air baku, analisis dampak lingkungan, hingga tata kelola yang transparan dan akuntabel.
Ia juga mengingatkan agar diversifikasi usaha tidak menggeser mandat utama penyediaan layanan air perpipaan layak minum bagi seluruh warga.
"Target utama tetap air perpipaan untuk semua warga. AMDK harus menjadi pelengkap untuk memperkuat ketahanan air," kata dia.
Budi menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa air tanah adalah sumber kehidupan yang pengelolaannya harus memastikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat, bukan semata-mata kepentingan bisnis.*
(dh)
LAMONGAN Tragedi memilukan terjadi di Waduk Menongo, Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Tiga bocah peremp
PERISTIWA
BADUNG Polsek Kuta Selatan meningkatkan patroli malam Minggu untuk mencegah potensi balap liar dan kejahatan jalanan di wilayah Kuta Sel
NASIONAL
GIANYAR Polsek Gianyar melaksanakan pengamanan kegiatan persembahyangan menyambut Hari Raya Imlek Tahun 2577 Kongzili di Pura Sri Sedana
NASIONAL
JAKARTA Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga beberapa komoditas pangan po
EKONOMI
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada umat Konghucu atas kontribusi mereka dalam
NASIONAL
TAPANULI SELATAN Perbaikan Jembatan Aramco di Lingkungan II, Desa Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur, resmi tuntas pada Sabtu
NASIONAL
JAKARTA Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan praktik jual beli nomor rekening bank yang marak di media sosial sebagai tindakan ilegal
EKONOMI
TERNATE Kapal Motor (KM) Intim Teratai dilaporkan karam di perairan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, pada Selasa
NASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan PT Antam Tbk (Persero) kembali mencatat penurunan pada Selasa (17/2/2026). Berdasarkan data pukul 09.00 WIB,
EKONOMI
SOLO Anggota Komisi III DPR ramai menanggapi pernyataan mantan Presiden Joko Widodo soal revisi UndangUndang Nomor 19 Tahun 2019 tentan
POLITIK