BREAKING NEWS
Selasa, 17 Maret 2026

Prabowo Tunda Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza

Dharma - Senin, 16 Maret 2026 20:41 WIB
Prabowo Tunda Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza
Pasukan TNI. (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengumumkan penundaan pengiriman pasukan perdamaian Board of Peace (BoP) ke Gaza, Palestina, yang sebelumnya direncanakan dalam misi Pasukan Stabilisasi Nasional (ISF).

Keputusan ini diambil setelah meningkatnya eskalasi perang antara Iran, Amerika Serikat (AS), dan Israel yang meluas di kawasan Timur Tengah.

Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) dalam keterangannya, Senin (16/3/2026), menyampaikan bahwa situasi di Timur Tengah yang semakin memanas mempengaruhi semua aspek pembahasan terkait dengan BoP.

Baca Juga:

"Rencana pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza saat ini ditunda," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Prabowo juga menegaskan bahwa pembahasan terkait BoP untuk sementara waktu ditangguhkan, menyusul ketidakpastian yang diakibatkan oleh eskalasi konflik yang semakin meluas di kawasan tersebut.

Keputusan untuk menunda pengiriman pasukan perdamaian ini merupakan langkah strategis yang diambil untuk merespons ketegangan yang semakin tinggi antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Sebelumnya, Indonesia telah berkomitmen untuk mengirimkan hingga 8.000 prajurit TNI sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional, dalam rangka mendukung misi perdamaian di Gaza.

Namun, dalam situasi yang semakin tak menentu ini, Prabowo Subianto menilai bahwa keselamatan pasukan dan stabilitas kawasan harus menjadi prioritas utama.

Dalam konteks ini, Presiden Prabowo juga mengungkapkan bahwa semua pembahasan terkait BoP saat ini berada dalam status "on hold" atau ditangguhkan.

Indonesia, yang semula berencana untuk terlibat dalam BoP, kini memilih untuk fokus pada upaya penyelesaian konflik AS-Israel dan Iran melalui jalur diplomasi.

Prabowo juga mengungkapkan bahwa Indonesia telah mengajukan diri untuk menjadi mediator dalam konflik ini.

"Saya selalu menyarankan untuk mencari opsi damai," ujar Prabowo.

Sebagai negara yang menjunjung tinggi prinsip politik luar negeri bebas aktif, Indonesia berkomitmen untuk terus mendorong dialog internasional guna mengakhiri ketegangan di Timur Tengah.

Meski penundaan pengiriman pasukan perdamaian ini terjadi, Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tetap berkomitmen untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara (two-state solution).

Indonesia, menurutnya, tetap berada di dalam Board of Peace dengan misi untuk memastikan bahwa suara Palestina terus terdengar di meja perundingan internasional.

"Jika kami berada di dalamnya (BoP), kami masih bisa memengaruhi dan bekerja menuju solusi jangka panjang, yang menurut kami adalah Palestina merdeka," jelasnya.

Keputusan Presiden Prabowo ini menunjukkan bahwa meskipun Indonesia berkomitmen pada perdamaian global dan kemerdekaan Palestina, langkah diplomasi yang diambil tetap mempertimbangkan dinamika dan risiko yang ada di kawasan tersebut.

Penundaan pengiriman pasukan perdamaian menjadi langkah bijak untuk menghindari keterlibatan lebih lanjut dalam konflik yang belum menemukan solusi.

Dalam situasi yang penuh ketidakpastian ini, Indonesia terus menegaskan peran aktifnya dalam diplomasi internasional, namun dengan pendekatan yang hati-hati.

Prabowo Subianto menyampaikan bahwa meskipun Indonesia tidak terlibat langsung dalam aliansi militer, Indonesia akan tetap mendorong perdamaian dan menyuarakan keadilan bagi rakyat Palestina melalui berbagai saluran diplomatik.*


(sn/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ini Alasan Prabowo Pilih Bertahan di Board of Peace
Penghematan di Tengah Krisis Global, DPR: Negara Harus Menahan Diri Sebelum Minta Rakyat Berkorban
Prabowo Sebut Ada Pengamat Tidak Senang Pemerintah Berhasil, PKB: Ajak Diskusi dengan Data dan Bukti Konkret
Di Tengah Ketidakpastian Global, Prabowo Optimis Program MBG Akan Perkuat Ekonomi Rakyat
Bantah Angkatan Laut Telah Lumpuh, Iran Tantang Trump: Kalau Berani, Kirim Kapal Perang ke Perairan Teluk Persia!
Wacana Pemotongan Gaji Pejabat, PDI Perjuangan: Harus Dimulai dari Presiden dan Menteri
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru