BPS Sumut: Pengeluaran Rumah Tangga di Bawah Rp3,9 Juta per Bulan Masuk Kategori Miskin
MEDAN Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat batas minimum pengeluaran rumah tangga agar tidak masuk kategori miskin mencap
EKONOMI
MEDAN – Suasana Terminal Amplas, Medan, tampak penuh semangat dan haru saat Pemerintah Kota (Pemko) Medan resmi melepas ribuan warga dalam program "Mudik Bareng Pemko Medan 2026".
Program ini, yang telah memasuki tahun kelima, menjadi bukti nyata kepedulian Pemko Medan terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memfasilitasi perjalanan mudik Lebaran dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap, melepas langsung keberangkatan ribuan pemudik di Terminal Amplas, Senin (16/3/2026).Baca Juga:
Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Impun Siregar, serta sejumlah unsur Forkopimda Kota Medan, seperti Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, Dandenpom I Medan, perwakilan Dandim 0201/Medan, Kajari Medan, serta Kepala BPTD Wilayah II Sumut Ariyandi Ariyus, dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Suriono.
Pemko Medan memfasilitasi total 4.000 pemudik yang berangkat menggunakan 123 armada bus.
Pada hari pertama pemberangkatan, 65 bus membawa 2.100 pemudik, sementara sisanya 1.900 pemudik akan diberangkatkan pada hari berikutnya dengan menggunakan 58 bus.
Para pemudik ini akan menuju 12 kota tujuan di Sumatera Utara, mulai dari Sibolga hingga Panyabungan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Medan, Rico Waas, menegaskan bahwa program "Mudik Bareng Pemko Medan" merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap tingginya minat masyarakat untuk pulang kampung saat Lebaran.
Menurutnya, mudik adalah tradisi yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia, yang memiliki makna mendalam sebagai ajang berkumpul dengan keluarga dan bersilaturahmi.
"Mudik adalah tradisi yang selalu dilaksanakan masyarakat kita setiap tahun. Bertemu keluarga menjadikan Lebaran terasa lengkap. Kalau Lebaran sendiri-sendiri rasanya tidak lengkap," ujar Rico Waas.
Rico juga menyadari bahwa meskipun Pemko Medan sudah memberikan fasilitas mudik gratis, jumlah kuota yang ada masih terbatas, dan pihaknya berencana untuk menambah kuota pada tahun-tahun mendatang guna memenuhi permintaan yang terus meningkat.
"Jumlah 4.000 pemudik masih belum cukup, karena banyak warga yang ingin ikut. Oleh karena itu, kami berencana menambah kuota di tahun depan," jelas Wali Kota Medan.
MEDAN Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat batas minimum pengeluaran rumah tangga agar tidak masuk kategori miskin mencap
EKONOMI
BINJAI Perusahaan Daerah (PD) Aneka Industri dan Jasa (AIJ) Provinsi Sumatera Utara kembali mengamankan aset milik Pemerintah Provinsi S
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Staf Ahli I Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara, Titiek Sugiharti, mengajak para
PEMERINTAHAN
MEDAN Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Tengah menetapkan pria asal Medan, Dhayalen alias Roberto, sebagai tersangka dalam perkara dug
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerima audiensi para peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Kepresidenan, J
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebut Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Su
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meluruskan informasi yang beredar mengenai pembukaan 13 ribu dapur Program Makan Berg
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan jajaran pimpinan TNI di Istana Ke
NASIONAL
MEDAN Direktorat Reserse Siber Polda Sumatera Utara membongkar jaringan penipuan daring atau online scamming yang diduga beroperasi dari
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas nasional hingga kini diduga belum sepenuhnya dira
NASIONAL