Baru 35 Persen Terdata, Dinsos Medan Ajak Warga Segera Daftar Perlinsos Sebelum 31 Agustus
MEDAN Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan mengimbau masyarakat yang belum terdaftar dalam portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) agar segera
PEMERINTAHAN
JAKARTA - Pemerintah memastikan bahwa program-program unggulan, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih, tidak akan terpengaruh oleh kebijakan efisiensi anggaran yang tengah disusun.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa langkah efisiensi yang diambil oleh pemerintah hanya akan fokus pada pos-pos belanja yang tidak berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat dan pembangunan jangka panjang.
Dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (16/3/2026), Airlangga menyampaikan bahwa pemerintah tengah melakukan evaluasi untuk menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 tetap di bawah 3 persen, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.Baca Juga:
Meskipun ada upaya efisiensi anggaran di beberapa sektor, program-program seperti MBG yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat dan Koperasi Desa Merah Putih yang mendukung pemberdayaan ekonomi desa tetap menjadi prioritas dan tidak akan dipotong.
"Anggaran program unggulan tidak dipotong, sama sekali," ujar Airlangga menegaskan, sembari menjelaskan bahwa program-program tersebut memiliki dampak positif bagi perekonomian nasional dalam jangka panjang.
Menurutnya, MBG dan Koperasi Desa Merah Putih adalah bagian dari program strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat ekonomi desa, yang memiliki potensi besar untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Upaya efisiensi yang sedang disusun oleh pemerintah akan lebih difokuskan pada pos-pos belanja yang berpotensi memberikan tambahan ruang fiskal tanpa mengorbankan program-program yang memiliki dampak langsung pada kesejahteraan rakyat.
Airlangga menambahkan, rapat koordinasi terbatas (Rakortas) yang dilaksanakan dengan sejumlah kementerian terkait, termasuk Kementerian Keuangan, bertujuan untuk menyesuaikan langkah efisiensi dengan kondisi terkini.
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa efisiensi anggaran yang akan dilakukan juga mencakup pemangkasan Anggaran Biaya Tambahan (ABT) yang ada pada masing-masing kementerian dan lembaga (K/L).
"ABT yang terlalu besar seringkali menyebabkan pembengkakan anggaran, sehingga akan menjadi salah satu pos yang dievaluasi untuk efisiensi," ujar Purbaya.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ruang fiskal yang lebih besar tanpa mengurangi kualitas belanja negara yang terkait dengan program-program pembangunan yang mendasar.
Purbaya menambahkan bahwa berbeda dengan efisiensi belanja yang dilakukan pada awal 2025 melalui Instruksi Presiden (Inpres) 1 Tahun 2025, pemangkasan anggaran kali ini tidak membutuhkan Inpres.
MEDAN Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan mengimbau masyarakat yang belum terdaftar dalam portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) agar segera
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan berkomitmen memperkuat perhatian dan dukungan kepada para veteran sebagai bentuk penghormatan atas jas
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan berkomitmen mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus mendorong agar program
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Polda Metro Jaya menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus tantangan hafalan AlQur&039an berhadiah minuman beralko
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO Ratusan murid dari lima sekolah di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan bergizi gra
PERISTIWA
JAKARTA Ketua DPD RI Sultan B. Najamuddin memastikan tidak akan ada lagi lagu yang dapat memicu anggota DPR maupun DPD berjoget dalam Si
POLITIK
JAKARTA Tim kuasa hukum Dokter Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menyiapkan sejumlah bukti, saksi, hingga ahli untuk menghadapi sidang
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mendorong masyarakat beralih dari motor berbahan bakar bensin ke kendaraan listrik. Menurutnya, penggu
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyoroti kondisi kemiskinan yang masih dihadapi sebagian masyarakat Indonesia. Meski hidup dalam kete
NASIONAL