Kemenag Pastikan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026
JAKARTA Tim Rukyat Hilal Kementerian Agama (Kemenag) mengonfirmasi bahwa 1 Syawal 1447 H atau Hari Raya Idul Fitri 2026 diperkirakan jat
NASIONAL
JAKARTA— Indonesia akan menghadapi sejumlah fenomena cuaca ekstrem mulai April 2026, yang diprediksi akan berdampak besar pada kondisi iklim dan ketahanan pangan nasional.
Profesor Riset di Pusat Penelitian Iklim dan Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Erma Yulihastin, mengungkapkan bahwa fenomena El Nino yang super kuat, ditambah dengan kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) positif dan pemanasan global, akan mengubah pola cuaca di Tanah Air secara signifikan.
El Nino 2026, yang diperkirakan akan memiliki intensitas lebih kuat dari tahun 2023, berpotensi meningkatkan suhu hingga 1,5–2 derajat Celsius.Baca Juga:
"Kondisi ini akan memperburuk kemarau yang sudah terjadi dan mengancam banyak sektor, terutama pertanian, dengan kekeringan yang parah di beberapa wilayah," ujar Erma dalam unggahan di akun Instagram resminya, Kamis (19/3/2026).
Fenomena El Nino akan mempengaruhi Indonesia secara tidak merata. Wilayah selatan ekuator, termasuk Pulau Jawa, akan mengalami kekeringan yang cukup panjang, sedangkan daerah utara ekuator seperti Kalimantan Utara, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat justru diprediksi akan mengalami hujan ekstrem yang berpotensi menyebabkan banjir.
"El Nino menyebabkan perbedaan cuaca yang sangat signifikan, dengan beberapa wilayah di Indonesia merasakan hujan deras sementara yang lain terancam kekeringan," terang Erma.
Selain El Nino, kondisi IOD positif akan memperburuk situasi dengan mengurangi curah hujan secara drastis, terutama di wilayah Sumatera dan Jawa.
"Kondisi ini dapat memicu kebakaran hutan, kekeringan panjang, dan suhu yang sangat panas, yang dapat merusak ekosistem dan kehidupan masyarakat," lanjut Erma.
Namun, cuaca hujan diperkirakan masih akan terjadi hingga akhir Maret 2026. Begitu memasuki April, pengurangan curah hujan akan semakin signifikan dan meningkatkan potensi kekeringan.
Pemanasan Global Perburuk Krisis Iklim
Penyebab utama pemanasan global yang memperburuk dampak El Nino adalah emisi gas rumah kaca, termasuk sulfur, nitrat, dan black carbon, yang terus meningkat akibat aktivitas manusia
. Erma menyoroti bahwa pembakaran batu bara dan hutan, serta kebakaran biomassa, menyumbang peningkatan suhu yang sangat signifikan.
Mitigasi Segera Diperlukan
Menghadapi ancaman yang semakin nyata, Erma mengingatkan pentingnya langkah mitigasi untuk mengurangi dampak dari fenomena-fenomena iklim ini. Beberapa langkah yang perlu segera diambil adalah:
1. Pencegahan Kekeringan: Menangani ancaman kekeringan di selatan Indonesia, khususnya di daerah pantura Jawa yang menjadi lumbung padi nasional.
2. Banjir di Wilayah Timur Laut: Antisipasi potensi banjir di wilayah seperti Sulawesi, Halmahera, dan Maluku akibat curah hujan yang tinggi.
3. Kebakaran Hutan: Meminimalkan risiko kebakaran hutan di Sumatra dan Kalimantan, terutama di bagian utara kedua pulau tersebut.
4. Swasembada Garam: Meningkatkan produksi garam di wilayah selatan Indonesia untuk mendukung swasembada garam pada 2026-2027.
Erma menegaskan bahwa pemahaman terhadap dampak fenomena iklim global yang semakin intensif ini sangat penting bagi masyarakat dan pemerintah untuk mempersiapkan mitigasi yang tepat.*
(d/dh)
JAKARTA Tim Rukyat Hilal Kementerian Agama (Kemenag) mengonfirmasi bahwa 1 Syawal 1447 H atau Hari Raya Idul Fitri 2026 diperkirakan jat
NASIONAL
JAKARTA Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Mabes Polri mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi keamanan dan ketertiban (Kamt
NASIONAL
MEDAN Menyambut hari kemenangan Idul Fitri 1447 H, umat Islam di seluruh dunia tengah mempersiapkan diri untuk merayakan hari raya terbe
AGAMA
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengingatkan seluruh penyelenggara negara dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menolak
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/2026) sore.
NASIONAL
JAKARTA Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hari ini menerima kunjungan Presiden ke5 RI yang juga Ketua Umum PDIP, Megawati
NASIONAL
LANGKAT Ketua Partai Hanura Kabupaten Langkat, Abd Rasyidin Pane, SH, kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan membagikan 250 pak
NASIONAL
BANDA ACEH Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Aceh, Marlina Muza
PEMERINTAHAN
JAKARTA Dalam hitungan jam, Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Sidang Isbat untuk menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Ray
AGAMA
JAKARTA Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri, di Istana Merdeka, J
NASIONAL