Keluarga besar SPPG Yayasan Indonesia Terang Benderang Kel. Ujung Padang, Kec. Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, dalam acara buka bersama, Kamis (19/3/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Acara ini juga menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antara relawan, pengurus yayasan, dan kepala SPPG.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Yayasan, Ahmad Fadlan Nasution, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan program selama bulan Ramadan dan mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri kepada seluruh keluarga besar Yayasan Indonesia Terang Benderang.
"Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin. Semoga Lebaran kali ini menjadi momen untuk semakin memperkuat persaudaraan dan semangat berbagi," ucap Ahmad Fadlan Nasution.
Kepala SPPG, Tomi Azis Khan Siregar, juga menyampaikan pesan penting terkait keberlanjutan program pasca-Ramadan.
Dalam pernyataannya, ia menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dan bekerja sama dalam melaksanakan amanah program kerja, khususnya yang terkait dengan program Makan Bergizi (MBG), yang merupakan salah satu program langsung yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto.
"Kami mengucapkan mohon maaf lahir batin. Semoga Lebaran ini mempererat persaudaraan dan memotivasi kita untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Kami juga mengingatkan pentingnya menjalankan amanah program kerja dengan bijak dan terus mendukung program MBG yang telah menjadi bagian penting dari upaya kita untuk meningkatkan gizi masyarakat," ujar Tomi Azis Khan Siregar.
Pada acara tersebut, Kepala Yayasan Indonesia Terang Benderang juga menegaskan komitmen pihak yayasan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi lokal melalui produk pangan UMKM di sekitar wilayah.
Yayasan memastikan bahwa operasional Dapur Makan Bergizi (MBG) tetap berjalan dengan lancar dan menyerap produk pangan lokal sebagai bagian dari upaya mendukung ekonomi masyarakat setempat.
"Selaras dengan program Badan gizi/" target="_blank">Gizi Nasional (BGN) untuk memberdayakan ekonomi warga sekitar, kami berharap program MBG ini dapat menjadi sarana untuk mendukung UMKM lokal agar bertumbuh. Dapur makan bergizi tidak hanya memberikan manfaat pada sisi gizi masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi melalui produk-produk lokal," ujar Kepala Yayasan Indonesia Terang Benderang.
Acara buka bersama ini juga menjadi momen penting untuk menegaskan komitmen Yayasan Indonesia Terang Benderang dalam menjaga kesinambungan program-program sosial yang telah berjalan dengan baik.
Program MBG diharapkan dapat terus mengedepankan pemberdayaan masyarakat melalui pemenuhan gizi yang baik dan melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak, baik dari segi relawan maupun pengelola yayasan.
"Kami berharap dengan adanya program MBG ini, lebih banyak lagi UMKM yang dapat tumbuh dan berkembang, memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar. Tentunya, kami juga berharap masyarakat lebih peduli terhadap pentingnya gizi yang baik, terutama bagi anak-anak dan keluarga kurang mampu," tambah Kepala Yayasan.
Melalui acara silaturahmi ini, Yayasan Indonesia Terang Benderang menunjukkan bahwa Idul Fitri bukan hanya tentang kebahagiaan keluarga, tetapi juga tentang berbagi dan berkontribusi untuk kesejahteraan masyarakat.
Dengan menjalankan program-program yang mendukung pemenuhan gizi dan pemberdayaan ekonomi lokal, Yayasan Indonesia Terang Benderang berharap dapat terus memberi dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.*