BREAKING NEWS
Jumat, 20 Maret 2026

Presiden Prabowo Ungkap Kebiasaannya Bangun Jam 3 Pagi untuk Pantau Isu Global: We Are News Junkies

Nurul - Jumat, 20 Maret 2026 11:09 WIB
Presiden Prabowo Ungkap Kebiasaannya Bangun Jam 3 Pagi untuk Pantau Isu Global: We Are News Junkies
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto saat berdiskusi dengan sejumlah jurnalis senior, pakar, dan pengamat di Hambalang, Jawa Barat, pada Selasa (17/3/2026). (foto: BPMI Setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BOGOR – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengungkapkan kebiasaannya yang tak lazim bagi banyak orang: memantau perkembangan berita dan isu global hingga dini hari.

Menurutnya, ia adalah bagian dari "news junkies" yang selalu ingin terkini dengan informasi dunia.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat berdiskusi dengan sejumlah jurnalis senior, pakar, dan pengamat di Hambalang, Jawa Barat, pada Selasa (17/3/2026).

Baca Juga:

Dalam diskusi tersebut, Prabowo menjawab pertanyaan dari analis politik Rizal Malarangeng mengenai bagaimana seorang pemimpin menjaga keseimbangan di tengah dinamika global yang cepat dan penuh tekanan.

"Ini sudah, we are news junkies. Kita ini sudah kena lah," kata Prabowo dengan senyum, merujuk pada ketergantungannya terhadap aliran berita dunia yang terus berkembang.

Prabowo mengakui bahwa dirinya sering terbangun pada dini hari untuk mengikuti perkembangan global.

Kebiasaannya ini, menurutnya, telah menjadi bagian dari pola hidupnya sehari-hari, meski ia juga mengakui pentingnya menjaga keseimbangan dengan tidur yang cukup.

"Saya kadang-kadang tidurnya jam satu malam, tapi jam tiga pagi saya bangun lagi. Kenapa? Ini masalah teknologi. Kita beda empat jam dengan Timur Tengah, dan sekian jam dengan Amerika. Jadi saya harus mengikuti apa yang terjadi," jelasnya.

Prabowo menambahkan bahwa kebiasaannya membuka YouTube pada pukul 03.00 WIB, berfungsi untuk mengikuti perkembangan situasi dunia.

"Jam tiga di Singapura, itu sekitar jam tiga sore di Washington DC. Jadi, kalau Presiden Biden baru berbicara, saya bisa langsung baca dan meresponsnya," ujar Prabowo.

Meski aktif memantau berita hingga dini hari, Prabowo juga menekankan pentingnya istirahat. Ia mengaku memiliki pola tidur yang fleksibel, bahkan di sela-sela padatnya agenda.

"Saya bisa tidur di mana saja—di mobil, helikopter, atau pesawat. Bahkan kalau ada dua atau tiga pertemuan, saya selalu sempatkan waktu 10 hingga 30 menit untuk tidur," ujarnya.

Idealnya, Prabowo menyebutkan bahwa waktu tidur singkat yang efektif adalah sekitar 20 hingga 30 menit.

"Bagi saya, 15 menit nge-charge itu sudah cukup. 20 menit, apalagi 30 menit, itu ideal."

Menurut Prabowo, kebiasaannya ini memiliki dampak positif dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin.

Dengan terus mengikuti perkembangan global, ia merasa dapat merespons dengan cepat setiap situasi yang mempengaruhi Indonesia.

"Kebiasaan ini penting karena saya bisa langsung tanggap dengan perkembangan yang ada di luar negeri, seperti halnya pidato Presiden Biden yang baru saja disampaikan," tandasnya.

Meskipun memiliki rutinitas yang padat, Prabowo meyakini bahwa setiap pemimpin perlu menyeimbangkan dinamika dunia dengan perhatian terhadap kesejahteraan diri agar dapat menjalankan tugas dengan lebih optimal.*


(lp/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Presiden Prabowo Serukan Konsep 'Pohon Industri' untuk Hilirisasi Komoditas, Heran Indonesia Punya Kopi dan Cokelat Terbaik Tapi Masih Impor
Presiden Prabowo Percepat Konversi PLTD ke PLTS untuk Hemat Energi di Tengah Krisis Minyak Global, Kurangi Ketergantungan pada Minyak dan Gas
Presiden Prabowo Instruksikan Efisiensi Energi di Sektor Spesifik Antisipasi Krisis Minyak Global
Penahanan Empat TNI Terkait Teror Air Keras Andrie Yunus Tunjukkan Komitmen Supremasi Hukum di Era Prabowo, Bawono Kumoro: Tidak Ada yang Kebal Hukum
Prabowo Pertimbangkan Pembentukan Tim Independen Usut Kasus Penyerangan Andrie Yunus: Asal LSM Tidak Terpengaruh Dana Luar Negeri
Prabowo Ungkap Ada 'Deep State' dalam Pemerintahan: Banyak Dirjen Melawan Menteri, Merasa ‘Untouchable’
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru