Selain itu, Jasa Marga juga mengingatkan agar pengguna jalan tol melakukan persiapan matang sebelum melakukan perjalanan, seperti memastikan kendaraan dalam kondisi prima, memeriksa kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan dari petugas di lapangan.
Dengan meningkatnya volume lalu lintas, Jasa Marga terus berupaya memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan arus balik Lebaran.
Perusahaan telah menyiapkan berbagai fasilitas, termasuk rest area yang memadai dan sistem pembayaran elektronik untuk mempercepat proses keluar masuk gerbang tol.
Jasa Marga juga mengingatkan agar pemudik yang akan melintasi tol untuk menghindari perjalanan pada puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada 26-27 Maret 2026.
Para pengendara disarankan untuk memanfaatkan diskontariftol yang berlaku pada tanggal tersebut, guna mengurangi beban perjalanan, sekaligus mempercepat mobilitas masyarakat kembali ke kota-kota besar setelah libur panjang.*