MEDAN - Jasa Marga melalui Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) melaporkan adanya peningkatan signifikan volume lalu lintas (lalin) di beberapa ruas tol sepanjang libur Lebaran 1447 H.
Peningkatan ini terjadi sejak H-10 hingga H+1 Hari Raya Idulfitri, yakni 11 hingga 22 Maret 2026.
Berdasarkan data yang dihimpun, total volume kendaraan yang melintas di ruas tol Regional Nusantara mencapai 2.195.490 kendaraan.
Angka ini meningkat sebesar 0,23 persen dibandingkan dengan volume lalin normal yang tercatat sebanyak 2.190.525 kendaraan.
Salah satu ruas tol dengan peningkatan signifikan adalah Ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi, yang tercatat mengalami lonjakan sebesar 13,9 persen dibandingkan volume normal.
Pada periode tersebut, tercatat sebanyak 208.430 kendaraan melintas, dibandingkan dengan 182.993 kendaraan pada kondisi normal.
Khususnya di Gerbang Tol (GT) Kualanamu, terjadi kenaikan yang cukup tajam.
Sebanyak 64.206 kendaraan tercatat masuk dari arah Bandar Udara Internasional Kualanamu, meningkat 12,12 persen dibandingkan dengan volume lalin normal yang tercatat sebanyak 57.263 kendaraan.
Sementara itu, 67.593 kendaraan tercatat menuju Bandara Kualanamu, dengan peningkatan 10,35 persen dibandingkan dengan volume lalin normal yang tercatat sebanyak 61.253 kendaraan.
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, mengimbau kepada masyarakat untuk merencanakan perjalanan arus balik dengan bijak, guna menghindari kemacetan pada puncak arus balik.
Jasa Marga memberikan insentif berupa diskontariftol sebesar 30% untuk perjalanan menerus di ruas tol milik Jasa Marga Group, termasuk Ruas Tol Medan-Belawan-Tanjung Morawa (Belmera) dan Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT).
Diskon tarif ini berlaku pada periode 26 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 27 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
Selain itu, Jasa Marga juga mengingatkan agar pengguna jalan tol melakukan persiapan matang sebelum melakukan perjalanan, seperti memastikan kendaraan dalam kondisi prima, memeriksa kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan dari petugas di lapangan.
Dengan meningkatnya volume lalu lintas, Jasa Marga terus berupaya memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan arus balik Lebaran.
Perusahaan telah menyiapkan berbagai fasilitas, termasuk rest area yang memadai dan sistem pembayaran elektronik untuk mempercepat proses keluar masuk gerbang tol.
Jasa Marga juga mengingatkan agar pemudik yang akan melintasi tol untuk menghindari perjalanan pada puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada 26-27 Maret 2026.
Para pengendara disarankan untuk memanfaatkan diskontariftol yang berlaku pada tanggal tersebut, guna mengurangi beban perjalanan, sekaligus mempercepat mobilitas masyarakat kembali ke kota-kota besar setelah libur panjang.*