BREAKING NEWS
Rabu, 25 Maret 2026

Prabowo Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan di Tengah Gejolak Energi Global

Adelia Syafitri - Rabu, 25 Maret 2026 17:59 WIB
Prabowo Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan di Tengah Gejolak Energi Global
Petugas menyiapan makanan program Makan Bergizi Gratis untuk didistribusikan kepada pelajar di Banda Aceh, Aceh, Jumat (16/5/2025). (Foto: ANTARA /Irwansyah Putra/tom.)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Pemerintah memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan meskipun terjadi gejolak ekonomi global akibat fluktuasi harga energi.

Kebijakan ini ditegaskan sebagai bentuk prioritas negara dalam menjaga pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa program MBG tidak akan terdampak kebijakan efisiensi anggaran, meskipun kondisi global tengah dipengaruhi oleh eskalasi konflik internasional yang berdampak pada sektor energi.

Baca Juga:

Komitmen tersebut disambut oleh pelaksana program di lapangan. Kepala Satuan Pelayanan Persiapan Gizi (SPPG) Dapoer Rahayu Pulo Gebang, Fariz Alaudin, menyebut keputusan pemerintah memberikan kepastian terhadap keberlanjutan program yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini.

"Kami tentu menyambut baik ketegasan Presiden. Kebijakan ini mencerminkan pemahaman mendalam pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat di tengah situasi dunia yang dinamis," ujar Fariz, Rabu, 25 Maret 2026.Ia menilai, keberlanjutan program MBG merupakan langkah strategis untuk memastikan intervensi gizi dapat dilakukan secara konsisten, terutama bagi kelompok usia sekolah yang menjadi sasaran utama program tersebut.

Menurut Fariz, perhatian pemerintah terhadap program gizi mencerminkan arah kebijakan yang menempatkan pembangunan manusia sebagai prioritas, di tengah tekanan eksternal yang memengaruhi kondisi fiskal dan ekonomi nasional.Kepastian tidak adanya pemangkasan anggaran untuk MBG juga dipandang sebagai upaya menjaga stabilitas program sosial di tengah potensi kenaikan harga energi global.

Pemerintah dinilai memilih memperkuat sektor domestik melalui ketahanan pangan dan gizi sebagai salah satu strategi menghadapi ketidakpastian ekonomi.Dengan jaminan tersebut, unit-unit pelayanan gizi di berbagai daerah diharapkan dapat terus menjalankan operasionalnya guna mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat.*

(dw/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Viral Video Joget di Dapur MBG, Hendrik Klaim Insentif Rp 6 Juta per Hari, BGN: Kami Marah, Ini Bukan Bisnis!
Viral Penghasilan Rp6 Juta per Hari dari Program MBG, Hendrik Irawan Klarifikasi: Dapur SPPG Rp3,5 Miliar Belum Balik Modal
Facebook Tawarkan Bayaran Hingga Rp50 Juta/Bulan untuk Kreator TikTok dan YouTube, Begini Caranya!
1.000 Dapur MBG Disuspend, Prabowo: Jika Ada Ketidaksesuaian Program di Lapangan, Siapapun Boleh Lapor
SPPG Yayasan Indonesia Terang Benderang Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, Ajak Warga Peduli Gizi dan Pemberdayaan UMKM
BGN Dorong Menu MBG Inovatif dan Bergizi: Kualitas Bintang Lima, Harga Rp10.000
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru