BREAKING NEWS
Rabu, 01 April 2026

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Ini Kata Istana

Abyadi Siregar - Selasa, 31 Maret 2026 15:46 WIB
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Ini Kata Istana
Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan belasungkawa yang mendalam mewakili Presiden Prabowo Subianto atas gugurnya tiga prajurit TNI yang bertugas sebagai penjaga perdamaian di Lebanon.

Serangan yang terjadi baru-baru ini mengakibatkan jatuhnya korban jiwa di kalangan pasukan Indonesia yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Dalam pernyataannya kepada wartawan pada Selasa (31/3), Prasetyo mengungkapkan rasa kehilangan dan kesedihan yang mendalam akibat tragedi tersebut.

Baca Juga:

"Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga para prajurit yang gugur," ujar Prasetyo.

Ia menambahkan bahwa pemerintah Indonesia juga telah berkoordinasi dengan Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan untuk segera menangani pemulangan jenazah serta meningkatkan kewaspadaan di lapangan.

Insiden ini bermula pada Minggu (29/3/2026), ketika proyektil yang meledak di dekat posisi pasukan penjaga perdamaian TNI di Desa Adchit al-Qusayr, Lebanon selatan, menewaskan Praka Farizal Rhomadhon.

Pada hari berikutnya, Senin (30/3/2026), PBB mengonfirmasi bahwa dua prajurit lainnya gugur setelah sebuah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL yang sedang beroperasi di dekat Bani Hayyan, Lebanon selatan.

Ledakan tersebut menghancurkan kendaraan mereka, mengakibatkan dua prajurit tewas dan dua lainnya terluka.

Prasetyo menegaskan bahwa pemerintah Indonesia, melalui koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan, dan Panglima TNI, akan terus berupaya maksimal untuk memulangkan jenazah para prajurit yang gugur.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh prajurit TNI yang masih bertugas di Lebanon untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat eskalasi yang meningkat di wilayah tersebut.

Selain itu, Prasetyo juga menekankan pentingnya adanya investigasi terhadap insiden yang menewaskan prajurit Indonesia tersebut.

"Kami telah meminta kepada otoritas terkait untuk melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap serangan ini, agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan," tambahnya.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemerintah Aceh Serahkan Laporan Keuangan 2025 ke BPK, Siap Pertahankan Opini WTP Tahun Ini
JMSI Tabagsel Kunjungi Ketua Gerindra Padangsidimpuan, Bahas Pentingnya Media dalam Mengawal Pemerintahan
Pemerintah Pastikan Tidak Ada Penyesuaian Harga BBM Subsidi dan Non-Subsidi Per 1 April
Pemprov Sumut Segera Mulai Perbaiki Dua Ruas Jalan Penghubung Toba-Labura, Tingkatkan Perekonomian dan Mobilitas
Indonesia Mendesak Rapat Darurat Dewan Keamanan PBB Usai Personel TNI Gugur di Lebanon
Kasus Andrie Yunus Dilimpahkan ke TNI, Polisi Belum Temukan Keterlibatan Sipil
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru