Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA — Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo membantah kritik yang menuding Presiden Prabowo Subianto "tone deaf" terhadap situasi sosial di Tanah Air.
Menurut Angga, Prabowo justru aktif mendengar aspirasi publik dan memantau informasi dari beragam sumber, termasuk buku, podcast, dan platform digital populer.
"Kadang ada yang bilang Presiden hari ini tone deaf, nggak mau dengar. Padahal hobinya membaca, menonton, dan mendengarkan. Dengan teknologi saat ini, beliau sangat melek platform digital," ujar Angga, Rabu, 8 April 2026.
Baca Juga:
Angga menegaskan, kesukaan Presiden terhadap buku bahkan membuatnya betah membaca berjam-jam, yang menurutnya mencerminkan kepedulian Prabowo terhadap kondisi masyarakat.
Program-program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat (SR) disebut sebagai bukti perhatian Presiden terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu.
"Presiden sudah memikirkan langsung anak-anak Indonesia yang masih kekurangan gizi dan belum bersekolah. Kadang kita yang mengkritik, jangan-jangan tidak pernah memikirkan mereka," ucap Angga.
Menurutnya, program tersebut sarat nilai sosial dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
"Presiden Republik Indonesia sudah mikir ke bawah, ke anak-anak yang membutuhkan perhatian," tambah Angga.
Pernyataan ini muncul di tengah sorotan publik terhadap kemampuan kepala negara dalam merespons kondisi sosial dan aspirasi masyarakat melalui berbagai kanal komunikasi modern.*
(km/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.