JK Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Usai Ceramah Soal Mati Syahid, GAMKI: Picu Kegaduhan
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke13 RI, Jusuf Kalla (JK), dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Mud
NASIONAL
JAKARTA – Komisi Nasional Haji (Komnas Haji) meminta wacana penerapan sistem "war tiket" untuk keberangkatan ibadah haji dikaji lebih mendalam. Usulan tersebut dinilai belum ideal untuk diterapkan dalam waktu dekat.
Ketua Komnas Haji, Mustolih Siradj, menyebut konsep war tiket yang identik dengan perebutan tiket konser atau acara hiburan dinilai kurang tepat jika diterapkan pada ibadah haji.
"Saya kira untuk saat ini belum ideal dan belum menjadi momentum yang tepat. Gagasan ini perlu disempurnakan dengan mempertimbangkan berbagai aspek," ujar Mustolih, Senin (13/4/2026).Baca Juga:
Ia menilai sistem war tiket sangat bergantung pada koneksi internet dan kemampuan teknologi, sehingga berpotensi menguntungkan calon jemaah di wilayah perkotaan dibandingkan daerah dengan akses terbatas.
Selain itu, regulasi yang ada, seperti Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025, dinilai belum sepenuhnya mengakomodasi mekanisme tersebut.
Mustolih juga menyoroti kondisi mayoritas jemaah haji Indonesia yang didominasi kalangan lanjut usia. Keterbatasan dalam penggunaan teknologi dinilai menjadi kendala serius jika sistem tersebut diterapkan.
"Sebagian besar jemaah kita adalah lansia dengan kemampuan IT yang terbatas," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan antrean panjang haji terjadi karena keterbatasan kuota dan waktu pelaksanaan ibadah yang hanya berlangsung pada periode tertentu di Arab Saudi. Kondisi ini tidak hanya dialami Indonesia, tetapi juga negara-negara lain.
Sebagai perbandingan, ia mencontohkan Malaysia yang juga menghadapi keterbatasan kuota, namun tidak menerapkan sistem war tiket.
Menurutnya, penerapan sistem tersebut juga perlu mempertimbangkan nasib sekitar 5,7 juta calon jemaah yang sudah mengantre. Ia mengingatkan agar kebijakan baru tidak merugikan mereka yang telah lebih dulu terdaftar.
Selain itu, potensi biaya yang lebih tinggi dalam skema war tiket juga menjadi perhatian.
Sebagai alternatif, Mustolih mendorong pemerintah Indonesia untuk melakukan negosiasi dengan negara-negara yang memiliki kuota haji tetapi tidak terserap secara maksimal.
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke13 RI, Jusuf Kalla (JK), dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Mud
NASIONAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke
NASIONAL
MEDAN Pimpinan DPRD Sumatera Utara (Sumut) menyatakan dukungan terhadap sikap tegas Gubernur Sumut, Bobby Nasution, dalam merespons insi
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman, menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah tidak boleh digeneralisasi sebagai
NASIONAL
TOBA Pencarian jasad Frater Christopher (21) yang tenggelam di kawasan Air Terjun Situmurun, Danau Toba, masih terus dilakukan hingga ha
PERISTIWA
NONTHABURI Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menyampaikan permintaan maaf usai timnya gagal meraih gelar juara Piala AFF Fu
OLAHRAGA
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan awal pekan, Senin (13/4/2026). IHSG tercatat berada di zona m
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan awal pekan, Senin (13/4/2026). Mata uang
EKONOMI
JAKARTA Komisi Nasional Haji (Komnas Haji) meminta wacana penerapan sistem war tiket untuk keberangkatan ibadah haji dikaji lebih mend
NASIONAL
MEDAN Seorang jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI), Sutrisno Pangaribuan menyebutkan, potongan video ceramah Muhammad Jusuf Ka
NASIONAL