Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol Bogor, BMKG Ungkap Penyebab Fenomena Langka Ini
JONGGOL Warga di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, dihebohkan dengan kemunculan awan berwarna menyerupai pelangi di langit pada Jumat
NASIONAL
JONGGOL – Warga di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, dihebohkan dengan kemunculan awan berwarna menyerupai pelangi di langit pada Jumat (1/5/2026). Fenomena langka tersebut sempat membuat sejumlah pengendara berhenti untuk mengabadikannya.
Peristiwa itu pertama kali disadari oleh seorang warga bernama Ahmad Baehaqy Pratama (21) saat melintas di Jalan Jeprah, Jonggol. Ia mengaku terkejut melihat warna seperti pelangi muncul di langit meski kondisi belum turun hujan.
"Belum hujan, tapi di sebelah kanan kayak ada pelangi," kata Ahmad, Sabtu (2/5/2026).Baca Juga:
Fenomena tersebut juga membuat arus lalu lintas di lokasi sempat tersendat karena banyak pengendara memperlambat laju kendaraan untuk mengambil gambar menggunakan ponsel.
Menanggapi hal itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa fenomena tersebut merupakan peristiwa optik atmosfer yang tergolong umum terjadi.
Pelaksana Harian (Plh) Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, mengatakan warna pelangi muncul akibat pembiasan cahaya matahari oleh butiran air di atmosfer.
"Warna pelangi muncul karena cahaya Matahari berinteraksi dengan butir-butir air di udara, baik dari sisa hujan maupun hujan yang sedang terjadi di sisi lain wilayah," jelas Ida.
Ia menambahkan, pada saat kejadian juga terdapat awan jenis towering cumulus yang menutupi sebagian pelangi sehingga tampak tidak utuh dan menyerupai "awan pelangi".
"Fenomena ini bukan tanda bahaya, melainkan proses pembentukan awan konvektif yang bisa memicu hujan lokal," ujarnya.
BMKG memastikan fenomena tersebut bukan pertanda bencana, melainkan bagian dari dinamika atmosfer yang normal terjadi.*
(d/dh)
JONGGOL Warga di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, dihebohkan dengan kemunculan awan berwarna menyerupai pelangi di langit pada Jumat
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto
PENDIDIKAN
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan di tingkat nasional terpantau beragam pada Sabtu (2/5/2026) pukul 10.00 WIB. Berdasarkan data Pu
EKONOMI
TANJUNGBALAI, 1 Mei 2026 Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, didampingi Ketua TPPKK Mashandayani Mahyaruddin, meresmikan Benayah
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menanggapi video yang diunggah politikus senior Amien Rais di kanal You
POLITIK
JAKARTA Relawan Presiden Prabowo Subianto yang tergabung dalam Arus Bawah Prabowo (ABP) menyatakan akan menempuh langkah hukum terkait p
POLITIK
JAKARTA Harga BBM jenis Pertamax Turbo pada Sabtu, 2 Mei 2026, terpantau belum mengalami perubahan dan masih mengacu pada penyesuaian te
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menerima kunjungan Ketua Japan Fair Trade Commission (JFTC), Chatani Eiji, dalam rangka me
EKONOMI
ROKAN HILIR Kasus kematian tragis seorang bocah perempuan berusia 4 tahun di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, tengah diselidiki pihak
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam terpantau melemah pada perdagangan Sabtu (2/5/2026). Setelah sempat m
EKONOMI