BREAKING NEWS
Rabu, 17 Juni 2026

Gus Ipul Buka Suara soal Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Rp27 Miliar, Rp700 Ribu per Pasang

- Selasa, 05 Mei 2026 08:54 WIB
Gus Ipul Buka Suara soal Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Rp27 Miliar, Rp700 Ribu per Pasang
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (foto: Dok. Kemensos)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul angkat bicara terkait sorotan publik atas anggaran pengadaan sepatu dalam program Sekolah Rakyat yang mencapai Rp27 miliar.

Polemik mencuat setelah dokumen perencanaan pengadaan mencantumkan harga sekitar Rp700 ribu per pasang sepatu untuk sekitar 39.345 siswa.

Angka tersebut ramai diperbincangkan di media sosial karena dinilai terlalu tinggi dibanding harga sepatu di pasaran.

Baca Juga:

Saat meninjau proyek Sekolah Rakyat di Surabaya pada Senin, 4 Mei 2026, Gus Ipul menegaskan angka tersebut bukan harga final pembelian.

Menurut dia, nilai Rp700 ribu itu masih berupa pagu anggaran atau batas maksimal dana yang disiapkan sebelum proses pengadaan dilakukan.

"Proses pengadaan ini dilelang secara terbuka dan nanti hasilnya pasti lebih murah dari perencanaannya," kata Gus Ipul.

Ia menjelaskan dalam mekanisme pengadaan pemerintah, harga dalam dokumen awal sangat mungkin berubah setelah melalui proses lelang terbuka untuk mendapatkan penawaran terbaik.

"Kalau sekarang disebut Rp700 ribu, nanti bisa hasilnya jauh di bawah itu," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga memberi peringatan keras kepada jajaran Kementerian Sosial Republik Indonesia agar tidak bermain dalam proses pengadaan barang dan jasa.

Ia menegaskan tidak boleh ada praktik titipan, lobi, hingga rekayasa dalam proyek tersebut.

"Saya sudah sampaikan kepada para penanggung jawab, tidak boleh ada lobi, titipan, rekayasa," kata dia.

Gus Ipul bahkan menyebut dirinya bersama wakil menteri akan menjadi pihak pertama yang melaporkan jika ditemukan dugaan manipulasi atau penyimpangan anggaran.

Sorotan publik semakin besar setelah muncul dugaan bahwa salah satu sepatu dalam dokumen perencanaan mirip produk milik brand lokal Stradenine.

Namun melalui akun Instagram resminya pada Minggu, 3 Mei 2026, Stradenine membantah terlibat dalam proyek pengadaan tersebut.

Mereka menyebut produk yang fotonya beredar dijual dengan harga sekitar Rp179.900 per pasang.

"Stradenine tidak pernah terlibat, mengetahui, atau menerima pesanan secara langsung dalam pengadaan sepatu yang sedang diberitakan," tulis pihak perusahaan.

Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pemerintah untuk menyediakan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, termasuk penyediaan kebutuhan dasar seperti seragam dan sepatu.

Meski demikian, besarnya anggaran dalam dokumen awal memicu pertanyaan publik mengenai transparansi penggunaan dana negara.

Gus Ipul meminta masyarakat ikut mengawasi agar program berjalan sesuai aturan.

Ia menegaskan seluruh proses pengadaan akan dilakukan secara terbuka dan sesuai prosedur yang berlaku.*


(tm/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dudung Bantah Jadi ‘Pembisik’ Prabowo soal Ucapan Kabur ke Yaman: Rizieq Shihab Kok Didengerin, Omongannya Tak Bisa Dipercaya
Sinergi Pemko Tanjungbalai, BPS dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026: Data Akurat Jadi Kunci Kebijakan Tepat Sasaran
Bupati Batu Bara Dorong Kolaborasi Akademisi dan Alumni KPI untuk Pembangunan Daerah
Realisasi Proyek Hilirisasi Bukti Pembangunan Tidak Stagnan
Bobby Nasution Hadiri Pengukuhan Kepala LPS I, Tekankan Stabilitas Keuangan Sumut
Peringatan Hardiknas 2026 di Labusel, Bupati Fery: Pendidikan Kunci Kemajuan Bangsa
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru