Gibran Tak Duduk di Sebelah Prabowo saat Sidang Kabinet, Istana Buka Suara
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan posisi duduk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam Sidang K
POLITIK
JAKARTA – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini mengaku pihaknya tidak pernah menerima laporan maupun informasi terkait pengadaan barang yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN). Pernyataan itu disampaikan menyusul terungkapnya kasus dugaan penggelembungan anggaran yang menyeret sejumlah pejabat BGN sebagai tersangka.
Yahya mengatakan Komisi IX DPR akan memperketat fungsi pengawasan terhadap penggunaan anggaran di lingkungan BGN agar pengelolaannya berjalan sesuai aturan dan terhindar dari praktik penyimpangan.
"Komisi IX tidak pernah mendapat laporan dan informasi terkait dengan pengadaan barang yang dilakukan oleh BGN. Ke depan Komisi IX akan meningkatkan pengawasan terkait penggunaan anggaran yang dilakukan oleh BGN," kata Yahya, Jumat (5/6/2026).Baca Juga:
Menurutnya, penguatan pengawasan diperlukan agar seluruh penggunaan anggaran negara dapat dilakukan secara hati-hati, transparan, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Yahya juga mengingatkan Kepala BGN yang baru beserta seluruh jajaran agar lebih berhati-hati dalam mengelola anggaran negara. Ia menegaskan pengelolaan keuangan negara harus dilakukan secara bersih dan bebas dari praktik korupsi.
"Saya mengimbau kepada Kepala BGN yang baru dan pejabat di lingkungan BGN untuk berhati-hati dalam menggunakan anggaran, harus bersih dan bebas dari korupsi," tegasnya.
Di sisi lain, Yahya menyatakan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Kejaksaan Agung terkait kasus dugaan korupsi di tubuh BGN. Ia meminta seluruh pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
"Kita hormati proses hukum yang sedang berjalan sambil mengedepankan asas praduga tidak bersalah sampai pengadilan membuktikan mereka terbukti bersalah secara hukum," ujarnya.
Seperti diketahui, Kejaksaan Agung telah menetapkan Dadan Hindayana, Sony Sanjaya, dan Lodewiyk Pusung sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelembungan anggaran sejumlah proyek pengadaan di BGN.
Dalam perkara tersebut, penyidik menemukan sejumlah pengadaan yang diduga bermasalah, antara lain 21.801 unit motor listrik senilai sekitar Rp1 triliun, 32.000 pasang sepatu, lebih dari 31.000 unit komputer tablet, serta 5.400 unit televisi berukuran 75 inci.
Kejaksaan Agung juga mengungkap adanya dugaan praktik meloloskan vendor yang tidak memenuhi syarat dalam proses pengadaan barang tersebut. Kasus ini kini masih terus dikembangkan untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat.*
(dw/dh)
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan posisi duduk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam Sidang K
POLITIK
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera (Satgas PRR) meminta pemerintah daerah di Aceh, Suma
NASIONAL
JAKARTA PT PLN (Persero) memastikan pasokan batu bara untuk operasional pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dalam kondisi aman. Kebutuh
EKONOMI
JAKARTA Timnas Indonesia bersiap menghadapi ASEAN Championship 2026, turnamen sepak bola paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara. Pada
OLAHRAGA
JAKARTA Interpol Polri menangkap seorang warga negara Palestina bernama Abdul Karim Raed Miqdad, yang masuk dalam daftar buronan interna
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengeluarkan sejumlah rekomendasi kepada aparat penegak hukum, mulai dari Komisi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat telah melakukan 17 operasi tangkap tangan (OTT) sepanjang periode Januari hingga Jul
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tahun 2026 mengalami penyesuaian. Dari se
NASIONAL
JAKARTA Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat akan meluncurkan motor listrik nasional sebagai bagian dari upaya pemerintah memperk
NASIONAL