BREAKING NEWS
Sabtu, 13 Juni 2026

8 Eks Anggota TPNPB-OPM di Papua Pegunungan Nyatakan Setia ke Indonesia, Serahkan Senjata

gusWedha - Jumat, 12 Juni 2026 22:39 WIB
8 Eks Anggota TPNPB-OPM di Papua Pegunungan Nyatakan Setia ke Indonesia, Serahkan Senjata
Delapan anggota TPNPB-OPM Kodap XV/Ngalum Kupel kembali ke pangkuan NKRI dalam sebuah kegiatan di Lapangan Distrik Kiwirok, Kab. Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Rabu (10/6/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PAPUA PEGUNUNGAN - Delapan anggota TPNPB-OPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam sebuah kegiatan di Lapangan Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Rabu (10/6/2026).

Dalam kesempatan itu, mereka juga menyerahkan senjata dan menyatakan ikrar setia kepada Indonesia.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan melibatkan unsur TNI, pemerintah distrik, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga dari 12 kampung di Distrik Kiwirok.

Baca Juga:

Suasana kegiatan disebut berjalan khidmat dan penuh simbol rekonsiliasi.

Dalam prosesi utama, kedelapan eks anggota kelompok bersenjata tersebut menandatangani naskah pernyataan kembali ke NKRI.

Mereka juga menyerahkan Bendera Bintang Kejora serta sejumlah senjata yang sebelumnya digunakan dalam aktivitas kelompok tersebut.

Selain itu, mereka turut memberikan penghormatan kepada Bendera Merah Putih sebagai simbol komitmen untuk meninggalkan konflik dan kembali hidup dalam bingkai negara.

Peristiwa ini disebut sebagai bagian dari upaya pendekatan keamanan dan dialog yang selama ini dilakukan di wilayah Papua.

Wakil Panglima Komando Operasi TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, menyambut baik perkembangan tersebut.

Ia menyebut situasi keamanan yang semakin membaik menjadi modal penting untuk mendorong pembangunan di wilayah Papua Pegunungan.

"Kita ingin Papua terus bergerak maju. Mari bergandengan tangan membangun daerah ini bersama-sama," ujar Riyanto dalam keterangan yang disampaikan di lokasi kegiatan.

Ia juga mengajak pihak-pihak yang masih berada di hutan untuk mengikuti langkah serupa, dengan membuka ruang dialog dan kembali ke masyarakat.

Kepala Distrik Kiwirok, Abdeus Tepmul, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berperan menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya.

Menurut dia, kondisi yang lebih aman berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, termasuk pelayanan publik dan pembangunan.

Setelah prosesi ikrar, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial, pelayanan kesehatan gratis, hingga makan bersama antara aparat TNI dan masyarakat.

Suasana kebersamaan disebut mewarnai rangkaian kegiatan tersebut.

Peristiwa ini dinilai sebagai salah satu indikator meningkatnya pendekatan dialog dan pembangunan di wilayah Papua.

Pemerintah dan aparat keamanan berharap langkah ini dapat diikuti kelompok lain untuk meninggalkan konflik dan kembali ke kehidupan masyarakat secara damai.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ribuan Mahasiswa UI dan UNJ Turun ke Jalan, Jakarta Memanas hingga Malam Hari
Gaji 13 Ribu PPPK Medan Aman, Rico Waas: Pos Anggaran Masih Baik
Pastikan Bantuan Sampai ke Warga, Dewan Pengawas Bulog Sidak Penyaluran Banpang di Medan
Kenapa Mahasiswa Tak Diizinkan Demo di Bundaran HI? Ini Kata Polda Metro Jaya
Mendikdasmen: 43 Juta Siswa Minta Program MBG Tetap Dilanjutkan
TNI Turut Amankan Aksi Mahasiswa di Bundaran HI, Ini Penjelasan Polda Metro Jaya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru