BREAKING NEWS
Senin, 17 Agustus 2026

Kak Na Apresiasi IWPG, Aceh Jadi Daerah Fokus Pendidikan Perdamaian

T.Jamaluddin - Jumat, 19 Juni 2026 07:44 WIB
Kak Na Apresiasi IWPG, Aceh Jadi Daerah Fokus Pendidikan Perdamaian
Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Marlina Muzakir menerima kunjungan silaturahmi Ketua IWPG Indonesia, Ana Milana Puspita Sari, di Banda Aceh, Kamis, 18 Juni 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH – Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Marlina Muzakir, mengapresiasi International Women's Peace Group (IWPG) yang memilih Aceh sebagai salah satu daerah pelaksanaan program pendidikan perdamaian.

Apresiasi tersebut disampaikan Marlina, yang akrab disapa Kak Na, saat menerima kunjungan silaturahmi Ketua IWPG Indonesia, Ana Milana Puspita Sari, di Banda Aceh, Kamis, 18 Juni 2026.

Menurut Kak Na, Aceh memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi konflik sehingga pendidikan perdamaian menjadi program yang relevan dan penting untuk terus dikembangkan di tengah masyarakat.

Baca Juga:

"Aceh memiliki sejarah panjang tentang konflik. Karena itu, kami mengapresiasi inisiatif IWPG yang telah memilih Aceh menjadi salah satu daerah fokus pelaksanaan pendidikan perdamaian," kata Kak Na.

Ia menilai program tersebut memiliki manfaat besar dalam membangun budaya dialog, toleransi, serta penyelesaian persoalan secara damai di lingkungan masyarakat.

Kak Na juga mendorong agar pendidikan perdamaian tidak hanya menyasar kalangan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan aktivis, tetapi diperluas hingga menjangkau kader PKK yang tersebar sampai ke tingkat desa dan dasa wisma.

Menurut dia, kader PKK yang berinteraksi langsung dengan masyarakat kerap menghadapi berbagai persoalan sosial di tingkat akar rumput.

Karena itu, pemahaman mengenai nilai-nilai perdamaian dinilai penting untuk memperkuat peran mereka dalam menjaga keharmonisan sosial.

"Ke depan, pendidikan perdamaian tentu harus kita perluas, tidak hanya kepada teman-teman LSM dan aktivis, tetapi juga kepada jajaran PKK," ujarnya.

Menanggapi usulan tersebut, Ketua IWPG Indonesia Ana Milana Puspita Sari menyatakan pihaknya sependapat dengan gagasan melibatkan kader PKK dalam program pendidikan perdamaian.

Ia mengungkapkan bahwa masukan serupa juga diterimanya saat melakukan audiensi dengan Menteri Dalam Negeri beberapa waktu lalu.

"Sebaran kader PKK hingga ke level dasa wisma tentu memiliki efek yang sangat baik. Karena itu, kami akan menindaklanjuti gagasan ini ke depan," kata Ana Milana.

Dalam pertemuan tersebut, Ana menjelaskan bahwa IWPG merupakan organisasi internasional yang berpusat di Seoul, Korea Selatan.

Organisasi tersebut berfokus pada isu perdamaian dunia, pemberdayaan perempuan, serta perlindungan anak.

Salah satu program unggulan IWPG adalah Peace Leadership and Training (PLT), yakni pelatihan kepemimpinan yang bertujuan menanamkan nilai-nilai perdamaian kepada peserta dari berbagai latar belakang.

Saat ini, peserta dari Aceh tengah mengikuti program Pra-PLT yang diselenggarakan di Balai Syura Inong Aceh sebagai bagian dari rangkaian pendidikan perdamaian yang dikembangkan organisasi tersebut.

Pertemuan itu turut dihadiri jajaran pengurus TP PKK Aceh serta sejumlah pengurus Balai Syura Inong Aceh yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan di Aceh.

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan pendidikan perdamaian dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat dan memperkuat peran perempuan dalam menciptakan lingkungan yang harmonis, inklusif, dan berkelanjutan.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sekda Aceh M. Nasir Syamaun Raih Anugerah SMSI sebagai Tokoh Inspiratif Nasional 2026
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Ratusan Personel Ditpolairud Polda Aceh Bersihkan Pantai Syiah Kuala
INSAN Binjai Wisuda 402 Sarjana, Resmikan Program Magister Pendidikan Agama Islam
Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini, Jumat 19 Juni 2026: Sebagian Besar Wilayah Hujan Disertai Petir
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Aceh Singkil Jalin Silaturahmi ke Purnawirawan dan Warakawuri
Gebyar Pendidikan Medan 2026, Rico Waas Yakin Anak Medan Lahir sebagai Generasi Juara
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru