BREAKING NEWS
Minggu, 21 Juni 2026

Prabowo dan Erick Matangkan Masa Depan Olahraga Nasional dari Disabilitas hingga Olimpiade

Nurul - Jumat, 19 Juni 2026 19:56 WIB
Prabowo dan Erick Matangkan Masa Depan Olahraga Nasional dari Disabilitas hingga Olimpiade
Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir beserta pelatih sepak bola tim nasional Indonesia John Herdman di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, pada Jumat, 19 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir membahas berbagai strategi pengembangan olahraga nasional, mulai dari olahraga disabilitas hingga persiapan jangka panjang menuju ajang internasional seperti SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade.

Pertemuan yang berlangsung di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026), menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem olahraga yang inklusif dan berkelanjutan.

Menpora Erick Thohir mengatakan Presiden Prabowo memberikan perhatian besar terhadap pengembangan olahraga bagi penyandang disabilitas. Salah satu program yang dibahas adalah sertifikasi kepelatihan bagi penyandang disabilitas agar memiliki kesempatan lebih luas untuk berkontribusi dalam dunia olahraga.

Baca Juga:

"Presiden ingin para penyandang disabilitas benar-benar diperhatikan. Salah satunya melalui program sertifikasi kepelatihan agar mereka bisa menjadi pelatih dan terlibat langsung dalam pembinaan olahraga nasional," ujar Erick.

Menurut Erick, jumlah penyandang disabilitas yang aktif berolahraga di Indonesia mencapai jutaan orang. Karena itu, dukungan terhadap olahraga disabilitas dinilai menjadi langkah penting dalam mewujudkan olahraga yang inklusif.

Selain olahraga disabilitas, pertemuan tersebut juga membahas pembangunan olahraga nasional dalam jangka panjang. Erick menyampaikan bahwa Presiden Prabowo mendukung sistem pembinaan atlet yang berkesinambungan, termasuk pelaksanaan pemusatan latihan nasional (pelatnas) dengan skema pendanaan multi years.

Menurutnya, pembinaan atlet tidak bisa dilakukan secara tahunan karena membutuhkan perencanaan dan dukungan jangka panjang untuk menghasilkan prestasi maksimal di level internasional.

"Persiapan menuju SEA Games, Asian Games hingga Olimpiade harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan. Presiden mendukung kebijakan tersebut agar masa depan atlet Indonesia lebih terjamin," katanya.

Dalam kesempatan itu, Erick juga memaparkan rencana pembangunan Akademi Olahraga Nasional yang akan menjaring bibit atlet sejak usia dini. Program tersebut dirancang untuk membina talenta olahraga mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA.

Melalui akademi tersebut, pemerintah berharap proses pembinaan atlet dapat berlangsung lebih sistematis sehingga mampu melahirkan generasi atlet berprestasi di masa depan.

Tak hanya itu, Presiden Prabowo juga menaruh perhatian terhadap kesejahteraan atlet setelah pensiun. Erick mengungkapkan pemerintah saat ini masih mengkaji skema dana pensiun atlet sebagai bentuk perlindungan dan penghargaan atas dedikasi mereka dalam mengharumkan nama bangsa.

Pemerintah berharap berbagai program yang tengah disiapkan tersebut dapat memperkuat fondasi olahraga nasional sekaligus meningkatkan prestasi Indonesia di tingkat dunia dalam beberapa tahun ke depan.*

(k/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Misi Piala Dunia 2030 Dimulai, John Herdman Temui Prabowo di Hambalang
Prabowo Terima Menlu Turki di Hambalang, Bahas Palestina hingga Pemulangan WNI
Presiden Prabowo Kumpulkan Kabinet Merah Putih di Hambalang, Ini yang Dibahas
Prabowo Panggil Kapolri Listyo Sigit ke Hambalang, Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Pemerintah
Prabowo Bertemu CEO Danantara di Hambalang, Bahas Percepatan Hilirisasi dan Masuknya Investor Baru
Presiden Prabowo Bahas Proyek Pengelolaan Sampah Jadi Energi dengan Rosan Roeslani
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru