Jalan Desa Diperbaiki, Bupati Labusel Harap Mobilitas dan Ekonomi Warga Makin Lancar
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang turun langsung meninjau pembangunan jalan semenisasi s
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Pemerintah dikabarkan tengah menyusun Peraturan Presiden (Perpres) tentang kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk mendukung berbagai program prioritas nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Namun hingga saat ini, pemerintah belum memberikan penjelasan resmi mengenai status rancangan aturan tersebut maupun tahapan penyusunannya.
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan pihaknya belum pernah membahas rancangan Perpres AI sebagaimana yang ramai diberitakan.Baca Juga:
"Di kami belum pernah ada bahasan," kata Haryo, Rabu (24/6/2026).
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto tidak secara tegas membenarkan keberadaan rancangan Perpres tersebut.
Meski demikian, Airlangga menilai penggunaan teknologi AI sangat relevan untuk mendukung program pemerintah yang memiliki skala besar dan proses yang dilakukan secara berulang.
"Kalau misalnya AI kan untuk seluruh aplikasi terutama aplikasi yang skalanya besar dan juga untuk skalanya berulang. Jadi untuk memudahkan ini bagian dari proses lah AI itu," ujar Airlangga.
Menurut Airlangga, pendekatan regulasi AI masih terus dikaji karena perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat.
Banyak negara saat ini juga masih menerapkan konsep regulatory sandbox agar aturan yang dibuat tetap fleksibel dan mampu menyesuaikan kebutuhan di masa mendatang.
"Ya nanti kita lihat, ini kan masih regulatory sandbox di berbagai dunia juga masih regulatory sandbox. Jadi artinya regulasi yang bisa mengikuti daripada perkembangan zaman dan bisa juga diubah bergantung kebutuhan," katanya.
Informasi mengenai penyusunan Perpres AI sebelumnya dilaporkan Reuters yang menyebut Indonesia sedang menyiapkan aturan untuk mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan ke berbagai program strategis pemerintah.
Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa AI akan dimanfaatkan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis yang memiliki anggaran sekitar 15 miliar dolar Amerika Serikat atau setara Rp 268 triliun per tahun.
Teknologi AI direncanakan digunakan untuk membantu penyusunan menu makanan sesuai kebutuhan masing-masing daerah, memantau keamanan pangan, hingga memprediksi kebutuhan dan permintaan makanan di berbagai wilayah.
Selain sektor pangan, AI juga disebut akan dimanfaatkan dalam sektor kesehatan, termasuk mendukung program skrining kesehatan masyarakat.
Berdasarkan draf yang disebut diperoleh Reuters, pemerintah tengah menyiapkan peta jalan penerapan AI bagi kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk periode 2026 hingga 2029.
Peta jalan tersebut bertujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengembangan dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan di berbagai sektor strategis.
"Draf tersebut belum pernah dilaporkan sebelumnya. Saat ini sedang menunggu tanda tangan Presiden Prabowo Subianto," tulis Reuters dalam laporannya.
Pemerintah bahkan disebut meyakini penerapan AI berpotensi mendorong pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia hingga 12 persen pada tahun 2030.
Selain itu, rancangan aturan tersebut juga memuat usulan pembentukan sovereign AI fund yang akan dikelola oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Dana tersebut nantinya diarahkan untuk mendukung pengembangan ekosistem AI nasional sekaligus memperkuat daya saing Indonesia dalam menghadapi transformasi digital global.
Dalam proses penyusunannya, sejumlah perusahaan teknologi global disebut turut memberikan masukan kepada pemerintah.
Analis teknologi sekaligus anggota satuan tugas AI pemerintah, Wahyudi Djafar, mengatakan beberapa perusahaan yang ikut memberikan masukan antara lain Meta, IBM, dan Microsoft.
Keterlibatan berbagai pihak tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah menyusun regulasi yang mampu mendorong inovasi sekaligus menjaga keamanan dan tata kelola pemanfaatan AI di Indonesia.
Jika nantinya resmi diterbitkan, Perpres AI akan menjadi salah satu regulasi penting yang mengatur arah pengembangan kecerdasan buatan nasional sekaligus mendukung berbagai program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.* (km/ad)
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang turun langsung meninjau pembangunan jalan semenisasi s
PEMERINTAHAN
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., mengunjungi Pesantren Darul Falah di Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, Sumate
PENDIDIKAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhamm
PEMERINTAHAN
BATU BARA Pemerintah Kabupaten Batu Bara bersama masyarakat mengikuti kegiatan Batu Bara Bersholawat Jilid III yang digelar Majelis Peci
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., bersama Anggota Komisi II DPR RI Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Ta
PEMERINTAHAN
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mendorong Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menambah kuota penerimaan calon praja asal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengamat politik Ray Rangkuti kembali mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa delapan saksi untuk mendalami konstruksi perkara dugaan tindak pidana korupsi berup
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Partai Gerindra menempati posisi teratas dalam survei elektabilitas partai politik yang dilakukan Indonesia Political Opinion (I
POLITIK
JAKARTA Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026. Skuad Garuda hanya mampu finis di pering
OLAHRAGA