Dua Hari Dicari, Kakek yang Hanyut di Jembatan Bambu Simalungun Ditemukan Tewas
SIMALUNGUN Seorang pria lanjut usia bernama Mula Sirait alias Pak Priska (58) yang dilaporkan hanyut saat menyeberangi jembatan bambu di
PERISTIWA
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri akan terus melakukan pembenahan dan membuka diri terhadap seluruh kritik serta masukan dari masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun institusi yang semakin profesional dan dipercaya publik.
Pernyataan itu disampaikan Kapolri saat memberikan sambutan dalam Upacara Hari Bhayangkara ke-80 yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Satlat Brimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).
Dalam sambutannya, Listyo Sigit mengakui perjalanan pengabdian Polri masih belum sepenuhnya sempurna. Ia mengibaratkan proses tersebut dengan peribahasa "tak ada gading yang tak retak".Baca Juga:
"Sebagaimana peribahasa tidak ada gading yang tak retak, begitu pun perjalanan pengabdian Polri yang belum sepenuhnya sempurna," ujar Kapolri.
Menurutnya, seluruh kritik, masukan, maupun evaluasi dari masyarakat akan dijadikan sebagai amanah untuk memperbaiki kualitas pelayanan dan meningkatkan profesionalisme Korps Bhayangkara.
"Kami memaknai seluruh kritik dan masukan sebagai amanah demi meneguhkan darma bakti kami untuk menghadirkan sosok Polri yang benar-benar hadir bagi masyarakat," katanya.
Kapolri juga menyampaikan apresiasi atas meningkatnya kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Berdasarkan hasil Survei Litbang Kompas yang dirilis pada Juni 2026, tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polri meningkat menjadi 80,6 persen.
Menurutnya, capaian tersebut bukan menjadi alasan untuk berpuas diri, melainkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polri agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Listyo Sigit menambahkan, transformasi Polri akan terus diperkuat sebagai bagian dari persiapan menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.
Ia menilai institusi kepolisian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas nasional sehingga pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan.
"Dibutuhkan semangat transformasi dan kerja sama seluruh komponen bangsa agar Indonesia mampu mewujudkan cita-cita sebagai negara yang bersatu, berdaulat, maju, dan berkelanjutan," tuturnya.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini juga menjadi momentum bagi Polri untuk menegaskan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik, memperkuat profesionalisme, serta menjaga kepercayaan masyarakat melalui reformasi yang berkelanjutan.* (in/dh)
SIMALUNGUN Seorang pria lanjut usia bernama Mula Sirait alias Pak Priska (58) yang dilaporkan hanyut saat menyeberangi jembatan bambu di
PERISTIWA
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona hijau pada perdagangan Rabu (1/7/2026). IHSG menguat 0,92 persen atau
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby sebagai tersangka dalam k
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menggeledah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pirngadi Medan terkait penyelidikan dugaan tindak pidana
HUKUM DAN KRIMINAL
LUBUK PAKAM Pembangunan fasilitas Koramil 06 Lubuk Pakam di Kabupaten Deli Serdang pada Tahun Anggaran 2026 menjadi sorotan. Pasalnya, pr
PERISTIWA
MEDAN Peringatan Hari Jadi Kota Medan ke436 berlangsung istimewa dengan kehadiran para wali kota dari berbagai daerah di Indonesia yang
PEMERINTAHAN
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) Pengurus Cabang Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Kabup
PEMERINTAHAN
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menghadiri pembukaan Asahan Fight Series 3 yang digelar di GOR Kisaran, Senin (29/6/2026) malam
OLAHRAGA
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan menyambut kunjungan Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HK
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat kehidupan demokrasi di Indonesia. Namun, ia menging
NASIONAL