BREAKING NEWS
Jumat, 03 Juli 2026

Satgas PRR Usulkan Dua Skema Baru, Percepat Pembangunan Hunian Tetap Pascabencana Sumatera

Raman Krisna - Jumat, 03 Juli 2026 07:54 WIB
Satgas PRR Usulkan Dua Skema Baru, Percepat Pembangunan Hunian Tetap Pascabencana Sumatera
Kasatgas PRR Tito Karnavian memberikan keterangan kepada wartawan usai Rapat Koordinasi Tingkat Menteri di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (2/7/2026). (foto: Dok. Satgas PRR)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera menyiapkan dua skema baru pendanaan untuk mempercepat penyediaan hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026.

Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, mengatakan skema yang diusulkan meliputi penggunaan mekanisme Dana Siap Pakai (DSP) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta penyesuaian besaran bantuan pembangunan hunian tetap.

Baca Juga:

Menurut Tito, skema tersebut difokuskan untuk pembangunan Huntap in-situ maupun ex-situ secara mandiri yang memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi dibanding pembangunan kawasan hunian tetap yang dilakukan secara terpusat.

"Nah, yang di Huntap yang In-situ dan ex-situ mandiri yang menjadi tanggung jawab BNPB ini kan lebih kompleks karena sendiri-sendiri, ya itu akan digunakan mekanisme tersendiri yang kita usulkan adalah mekanisme namanya dana siap pakai karena memang BNPB ini dia fleksibel," ujar Tito usai rapat.

Ia menjelaskan, penggunaan mekanisme Dana Siap Pakai diharapkan dapat memberikan fleksibilitas bagi BNPB dalam mempercepat pembangunan hunian tetap di berbagai lokasi terdampak bencana.

Dengan demikian, masyarakat dapat lebih cepat menempati rumah yang aman, layak, dan permanen sebagai bagian dari proses pemulihan pascabencana.

Selain itu, Satgas PRR juga mengusulkan penyesuaian nilai bantuan pembangunan Huntap.

Besaran bantuan yang saat ini mencapai Rp60 juta per unit dinilai sudah tidak lagi sesuai dengan kebutuhan pembangunan rumah layak huni di berbagai daerah.

"Mengenai anggarannya juga yang selama ini Rp60 juta kita harapkan bisa dinaikkan. Kenapa? Karena Kementerian PKP menggunakan standar anggaran membangun rumah layak itu lebih kurang Rp120 juta. Kemudian kemarin di Aceh untuk pembangunan rumah layak huni itu lebih kurang Rp96 juta. Ini mantan PJ Gubernur Aceh Pak Safrizal. Kemarin juga ada Buddha Tzu Chi saya tanya tadi anggaran mereka Rp75 juta per rumah, jadi idealnya yang kita usulkan kira-kira Rp80 jutaan," kata Tito.

Usulan tersebut disusun dengan mempertimbangkan perkembangan biaya pembangunan rumah di lapangan.

Pemerintah berharap bantuan yang lebih proporsional dapat meningkatkan kualitas hunian sekaligus mempercepat penyelesaian pembangunan rumah bagi para penyintas bencana.

Tito menegaskan, seluruh usulan tersebut akan disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Sekretariat Negara sebagai bahan pertimbangan pemerintah dalam memperkuat program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Rapat koordinasi dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, serta dihadiri Kepala BNPB Suharyanto, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA, bersama sejumlah perwakilan kementerian dan lembaga terkait.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pemerintah dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak bencana.* (ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bupati Labuhanbatu Selatan Hadiri HUT Ke-26 APKASI, Perkuat Sinergi Daerah untuk Indonesia Maju
Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan Apresiasi Dedikasi Polri untuk Masyarakat
Bupati Asahan Hadiri Peringatan HUT Ke-26 APKASI di Deli Serdang, Tegaskan Komitmen Bangun Daerah Lewat Kolaborasi
Pimpin 450 Prajurit ke Papua, Putra Aceh Letkol Inf Jahrul Fahmi Emban Misi Jaga Perbatasan dan Mengajar Anak Pedalaman
Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini, Jumat 3 Juli 2026: Sebagian Besar Wilayah Cerah Berawan
Prakiraan Cuaca Sumut Hari Ini, Jumat 3 Juli 2026: Sebagian Besar Wilayah Berawan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru