BREAKING NEWS
Kamis, 23 Juli 2026

Prabowo Ungkap Dugaan Kebocoran Anggaran Rp1.000 Triliun: Ini Sedang Saya Hentikan!

Johan - Kamis, 23 Juli 2026 21:37 WIB
Prabowo Ungkap Dugaan Kebocoran Anggaran Rp1.000 Triliun: Ini Sedang Saya Hentikan!
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat menghadiri puncak Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026) malam. (foto: PKB/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti praktik penggelembungan harga dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Ia mengatakan, kebocoran anggaran akibat praktik tersebut akan dihentikan agar keuangan negara dapat digunakan lebih maksimal untuk kepentingan rakyat.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026) malam.

Baca Juga:

Dalam pidatonya, Prabowo mengungkapkan nilai belanja pemerintah yang menurutnya mencapai sekitar 270 miliar dolar AS atau setara kurang lebih Rp3.700 triliun.

Menurut dia, apabila terjadi kebocoran sekitar 30 persen dari nilai tersebut, maka potensi anggaran yang hilang dapat mencapai lebih dari Rp1.000 triliun.

"270 miliar dollar, Rp 3.700 triliun kurang lebih. Jadi kalau 30 persen bocor, artinya ya lebih dari Rp 1.000 triliun bocor. Ini sedang saya hentikan. Saya mau tutup ini akal-akalan dari banyak pihak. Ya kita harus introspeksi," ujar Prabowo.

Prabowo menilai praktik penggelembungan harga dalam pembelian pemerintah selama ini sudah menjadi persoalan yang harus segera dibenahi.

"Kita sudah tahu, ibu-ibu/bapak-bapak walau di daerah, semua sudah tahu apa yang terjadi, iya kan? Benar kan? Setiap pembelian, dari lembaga pemerintah selama ini pasti harganya digelembungkan. Benar? Ibu-ibu tahu, apa saja. Kadang-kadang digelembungkannya gila-gilaan. Ini sedang kita hentikan," sambung dia.

Prabowo mengatakan, upaya efisiensi yang dilakukan pemerintah sejak awal masa kepemimpinannya telah menghasilkan penghematan anggaran hingga lebih dari Rp300 triliun.

Menurutnya, dana hasil penghematan tersebut kemudian dialihkan untuk mendukung berbagai program pemerintah yang langsung menyentuh masyarakat.

Salah satunya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan infrastruktur seperti jembatan di berbagai daerah.

"Ini yang kita hemat dari beberapa bulan pertama pemerintah yang saya pimpin kita bisa menghemat lebih dari Rp 300 triliun. Ini yang kita gunakan untuk Makan Bergizi. Ini yang kita gunakan untuk jembatan yang tadi disebut, 5.000 jembatan kita bangun sampai Desember 2026," imbuh Prabowo.

Prabowo menegaskan, pemerintah akan terus melakukan perbaikan tata kelola anggaran agar uang negara benar-benar digunakan secara efektif.

Menurutnya, penghentian praktik pemborosan dan kebocoran anggaran menjadi bagian dari upaya menciptakan pemerintahan yang lebih efisien serta memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam rangkaian acara Harlah ke-28 PKB yang mengangkat tema "Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi: Prabowonomics".* (km/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Tegur Kader PKB Pakai Kaus Bertuliskan "Prabowonomics": Saya Tidak Pantas
Lokatara Fest 2026 Digelar di SMAN 1 Binjai, Jadi Wadah Kreativitas Siswa Bernuansa Retro 1990-an
Prabowo: Ekonomi Itu Sederhana, Jangan Dianggap Ilmu Dewa
Usung Konsep "Prabowonomics", Cak Imin: PKB Akan Terus Bersama Prabowo Menyukseskan Arah Baru Ekonomi
Prabowo: Katanya MBG itu singkatan dari Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Cak Imin: Prabowo Sungguh-Sungguh Jaga Kekayaan Alam untuk Rakyat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru