Judi Online Belum Mati, PPATK Ungkap Transaksi Turun Rp286 Triliun tapi Modus Pelaku Berubah
JAKARTA Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat adanya penurunan signifikan terhadap perputaran dana judi online
NASIONAL
JAKARTA – Pemerintah Indonesia menyiapkan rencana besar untuk memperluas jaringan perkeretaapian nasional hingga mencapai sekitar 14.000 kilometer dalam beberapa dekade mendatang. Pengembangan ini menjadi bagian dari strategi memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus menjadikan kereta api sebagai tulang punggung transportasi logistik.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, perluasan jaringan kereta api merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Menurut AHY, kereta api ke depan tidak hanya difokuskan untuk mengangkut penumpang, tetapi juga memiliki peran besar dalam mendukung distribusi barang dan memperkuat perekonomian nasional.Baca Juga:
"Kereta ini juga sangat penting untuk menopang transportasi logistik, bukan hanya manusia, tapi juga logistik yang harus kita pastikan lebih diakomodasi oleh sektor perkeretaapian," ujar AHY,dikutip pada Jumat (24/7/2026).
Saat ini, Indonesia memiliki jaringan rel kereta api sekitar 7.000 kilometer. Namun, sebagian besar masih terkonsentrasi di Pulau Jawa sehingga pemerintah berencana memperluas jaringan ke berbagai wilayah lain.
Pemerintah tengah menyusun master plan pembangunan jalur kereta lintas pulau, termasuk pengembangan Trans Sumatera, Trans Kalimantan, dan Trans Sulawesi Railway System.
Selain membangun jalur baru, pemerintah juga berencana mengaktifkan kembali sejumlah jalur kereta lama yang saat ini sudah tidak beroperasi.
AHY menyebut target pengembangan hingga 14.000 kilometer merupakan upaya untuk meningkatkan panjang jaringan rel nasional hingga dua kali lipat dibandingkan kondisi saat ini.
"Ini sesuai arahan Pak Presiden Prabowo Subianto, di mana kita harus membangun dan atau melakukan reaktivasi terhadap rel-rel kereta yang sudah ada tetapi pasif selama ini hingga 14.000 km dalam sekian puluh tahun ke depan," katanya.
Belajar dari Jepang
Dalam pengembangan sistem transportasi tersebut, pemerintah menjadikan Jepang sebagai salah satu negara rujukan. AHY menilai Jepang memiliki pengalaman dalam membangun jaringan kereta yang mampu menghubungkan wilayah kepulauan.
Menurutnya, karakter geografis Indonesia dan Jepang memiliki kemiripan sebagai negara kepulauan sehingga pengalaman Jepang dapat menjadi bahan pembelajaran.
"Kalau kita menggunakan benchmark, Jepang misalnya sebagai salah satu negara yang memiliki kontur dan karakteristik mirip dengan Indonesia," kata AHY.
JAKARTA Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat adanya penurunan signifikan terhadap perputaran dana judi online
NASIONAL
JAKARTA Rencana pemerintah membangun Universitas Republik Indonesia (URI) untuk mencetak calon pejabat negara mendapat sorotan dari Komisi
PENDIDIKAN
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto mengklaim pemerintah berhasil melakukan efisiensi anggaran dengan mencegah kebocoran keuangan negar
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia menyiapkan rencana besar untuk memperluas jaringan perkeretaapian nasional hingga mencapai sekitar 14.000 k
NASIONAL
JAKARTA Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea angkat bicara terkait laporan sejumlah organisasi wartawan ke Polda Metro Jaya atas perny
NASIONAL
JAKARTA Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengungkap cerita di balik keputusannya mundur sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda
NASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mengalami penurunan tajam pada perdagangan Jumat (24/7/2026). Harga emas 24 k
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat terhadap rupiah pada perdagangan Jumat (24/7/2026). Mata uang Paman Sam ber
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Jumat (24/7/2026) dengan tekanan. Indeks saham utama Indonesia dibuka m
EKONOMI
JAKARTA Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama, memberikan tiga pesan penting kepada Kepala Badan
NASIONAL