Satgas PRR Desak Pemda Aceh Segera Serap Dana Rp1,652 Triliun untuk Percepatan Pemulihan Pascabencana
BANDA ACEH Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera meminta Pemerintah Aceh serta pemeri
NASIONAL
BANDA ACEH – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera meminta Pemerintah Aceh serta pemerintah kabupaten dan kota segera merealisasikan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) senilai Rp1,652 triliun.
Langkah itu dinilai penting agar anggaran yang telah dialokasikan pemerintah pusat segera diwujudkan menjadi program pemulihan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak bencana.
Kepala Posko Wilayah Aceh Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Safrizal ZA, mengatakan pihaknya akan memantau secara langsung perkembangan penyerapan anggaran di setiap daerah.Baca Juga:
Hasil pemantauan tersebut akan diumumkan secara terbuka kepada masyarakat mulai Senin mendatang sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran.
"TKD kita sudah minta kepada pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, untuk sesegera mungkin direalisasikan. Kami akan monitor angka serapannya dan nanti kami umumkan hari Senin agar terus ter-update," kata Safrizal seusai konferensi pers perkembangan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Banda Aceh, Jumat (24/7/2026).
Safrizal menjelaskan, Ketua Satgas PRR yang juga Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian telah beberapa kali memimpin rapat khusus guna memastikan tambahan dana tersebut segera dimanfaatkan sesuai kebutuhan daerah.
Menurut dia, pengawasan tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi, tetapi juga pada pelaksanaan program di lapangan serta manfaat yang diterima masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana.
Dari total tambahan TKD sebesar Rp1,652 triliun, sebanyak Rp824,82 miliar dialokasikan kepada Pemerintah Provinsi Aceh.
Sementara itu, Rp827,26 miliar disalurkan kepada pemerintah kabupaten dan kota.
Selain itu, sejumlah daerah juga memperoleh bantuan keuangan melalui skema hibah antar-daerah untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi.
Berdasarkan rencana penggunaan anggaran, sektor infrastruktur memperoleh alokasi terbesar, yakni sekitar Rp972,92 miliar.
Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pembangunan dan rehabilitasi jalan, jembatan, irigasi, kawasan permukiman, serta berbagai prasarana pelayanan publik lainnya.
Selain infrastruktur, anggaran juga dialokasikan untuk sektor pendidikan sebesar Rp194,93 miliar, sektor pertanian Rp60,43 miliar, sektor kesehatan Rp39,31 miliar, dan sekitar Rp361,62 miliar untuk berbagai kebutuhan pemulihan lainnya.
Safrizal mengatakan seluruh rencana kegiatan yang dibiayai melalui tambahan TKD telah dimasukkan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masing-masing daerah.
Pemerintah Aceh juga telah menetapkan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 10 Tahun 2026 sebagai dasar penyesuaian penggunaan anggaran.
Dengan dasar hukum tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat segera memulai pelaksanaan program tanpa menunggu proses administrasi tambahan.
"Kegiatan apa yang akan dilaksanakan juga sudah semuanya tertulis, sudah masuk ke dalam APBD, dan tinggal dilaksanakan. Nanti hari Senin kami akan umumkan progres masing-masing berdasarkan rencana yang akan dilakukan oleh masing-masing kabupaten/kota dan provinsi," ujar Safrizal.
Satgas PRR berharap percepatan realisasi anggaran dapat mempercepat pemulihan infrastruktur, layanan publik, serta aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Pemantauan berkala juga akan terus dilakukan agar penggunaan anggaran berjalan tepat sasaran, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh.* (ad)
BANDA ACEH Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera meminta Pemerintah Aceh serta pemeri
NASIONAL
ACEH TENGAH Upaya pemulihan sektor pendidikan pascabencana banjir di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, mulai menunjukkan perkemban
NASIONAL
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Provinsi Bali akan mengalami cuaca cer
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ak
NASIONAL
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Jawa Barat pada Mi
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di seluruh wilayah Daerah Khusus Jakarta pada Minggu, 2
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di Provinsi Aceh pada Minggu, 26 Juli 2026, didomi
NASIONAL
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Sumatera Utara akan diguyur huj
NASIONAL
JAKARTA Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan Jawa Barat, Alfiansyah Komeng, menyatakan dukungan penuh kepada Ketua Umum DPP Forum Komu
NASIONAL
MEDAN Ketua Umum Pengurus Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PB MABMI), Prof. Dr. H. OK. Saidin, SH, M.Hum bergelar Datuk Seri
NASIONAL