BREAKING NEWS
Sabtu, 01 Agustus 2026

Jelang HUT RI ke-81, Pemerintah Siapkan Rangkaian Agenda Kemerdekaan Mulai Zikir Kebangsaan hingga Merdeka Run

Johan - Sabtu, 01 Agustus 2026 11:07 WIB
Jelang HUT RI ke-81, Pemerintah Siapkan Rangkaian Agenda Kemerdekaan Mulai Zikir Kebangsaan hingga Merdeka Run
Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi, 17 Agustus 2025. (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Pemerintah mulai menyiapkan rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Agustus 2026.

Berbagai agenda kenegaraan telah disusun, mulai dari zikir dan doa kebangsaan, pidato kenegaraan Presiden, upacara kemerdekaan, hingga pesta rakyat yang melibatkan masyarakat luas.

Rangkaian bulan kemerdekaan akan diawali dengan kegiatan zikir dan doa kebangsaan yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (1/8/2026).

Baca Juga:

Acara tersebut akan dihadiri pejabat negara, tokoh agama, serta jemaah lintas agama.

Selain doa bersama, kegiatan tersebut juga akan diisi dengan selawat kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf.

Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengatakan, kegiatan zikir dan doa kebangsaan menjadi momentum untuk memperkuat rasa syukur sekaligus mempererat persatuan bangsa.

"Zikir dan doa kebangsaan ini adalah momentum bersyukur sekaligus simbol persatuan serta kerukunan antarumat beragama," ujar Juri.

Setelah itu, pemerintah juga akan menggelar penganugerahan tanda jasa dan tanda kehormatan kepada sejumlah individu, institusi, organisasi, maupun kesatuan yang dinilai memiliki jasa dan kontribusi besar bagi bangsa dan negara.

Menurut Juri, para penerima penghargaan berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi, tokoh agama, seniman, birokrat, hingga kalangan militer.

Seluruh calon penerima telah melalui proses seleksi oleh Dewan Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan.

Agenda berikutnya akan berlangsung pada 14 Agustus 2026.

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidato kenegaraan dalam dua sesi.

Sesi pertama berupa pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI.

Sementara sesi kedua berisi penyampaian Rancangan Undang-Undang tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dalam Sidang Paripurna DPR RI.

Sehari setelahnya, pemerintah akan menggelar ziarah nasional dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI akan berlangsung pada 17 Agustus 2026 melalui Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan dan Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta.

Presiden Prabowo Subianto akan bertindak sebagai inspektur upacara.

Pemerintah juga kembali membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti upacara secara langsung melalui mekanisme perebutan undangan atau war ticket.

Jadwal dan mekanisme pendaftaran akan diumumkan lebih lanjut.

Juri Ardiantoro berharap masyarakat dapat ikut hadir dalam momentum bersejarah tersebut.

"Kami harapkan kegiatan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi dan Penurunan Bendera Pusaka pada tanggal 17 ini akan dihadiri oleh setidaknya 8.100 orang sebagai simbol peringatan HUT RI ke-81," ujar Juri.

Selain masyarakat umum, Presiden Prabowo juga meminta agar para tokoh bangsa, termasuk para Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia terdahulu, turut diundang dalam upacara kemerdekaan.

"Bapak Presiden memberi arahan bahwa pada peringatan atau Upacara Detik-Detik Proklamasi juga kita mengundang seluruh tokoh bangsa, termasuk para presiden, wakil presiden terdahulu supaya untuk berkenan hadir mengikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi," pungkas Juri.

Usai upacara kemerdekaan, pemerintah akan menggelar Pesta Rakyat di kawasan Monas pada 17 Agustus 2026.

Acara tersebut terbuka untuk masyarakat dan berlangsung sejak pagi hingga malam hari.

Berbagai kegiatan akan disiapkan, mulai dari perlombaan khas 17 Agustus, hiburan musik, permainan anak-anak, hingga sajian kuliner gratis.

Juri mengatakan masyarakat dapat datang bersama keluarga untuk menikmati berbagai kegiatan yang telah disiapkan pemerintah.

"Dalam Pesta Rakyat itu akan dilakukan kegiatan-kegiatan antara lain perlombaan-perlombaan dengan berbagai hadiah menarik bagi masyarakat. Jadi silakan saja masyarakat luas datang ke Monas mengikuti berbagai perlombaan khas 17-an," ujar Juri.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pertunjukan drone show, pesta kembang api, serta berbagai hiburan lainnya untuk memeriahkan suasana kemerdekaan.

Rangkaian perayaan HUT RI ke-81 kemudian akan ditutup dengan kegiatan Merdeka Run.

Ajang lari tersebut menyediakan beberapa kategori jarak, yakni 5 kilometer, 8,1 kilometer, dan 10 kilometer.

Merdeka Run terbuka bagi masyarakat umum dengan rute yang dimulai dari kawasan Istana Merdeka dan melewati sejumlah jalur yang telah ditentukan.

Peserta nantinya akan mendapatkan perlengkapan lari, jersey, medali, serta berkesempatan memperoleh berbagai hadiah menarik.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, pemerintah berharap peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan, kebersamaan, dan rasa cinta terhadap bangsa Indonesia.* (bb/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Camat Sei Kepayang Barat Pantau Pembangunan RTLH di Desa Sei Jawi-Jawi, Tujuh Rumah Dapat Bantuan
Jelajah Desa Jilid VI di Silangkitang, Bupati Fery Bawa Pelayanan Langsung dan Pastikan Pembangunan Infrastruktur Dimulai
Pemkab Batu Bara Mulai Pemusatan Diklat Paskibraka 2026, Siapkan Generasi Berkarakter Pancasila
Kadin Ungkap Isi Pertemuan Tertutup dengan Prabowo, Ini yang Dibahas
Harga BBM Pertamina Turun Mulai 1 Agustus 2026, Bisa Tambah Hemat Lewat Promo MyPertamina!
Prabowo Usul Masyarakat Kembali Gunakan Atap Ijuk dan Rumbia, Apa Kelebihan dan Kekurangannya?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru