Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengusulkan agar masyarakat kembali menggunakan atap rumah berbahan alami seperti ijuk dan rumbia sebagai alternatif pengganti seng dan asbes.
Menurutnya, material tradisional tersebut merupakan bagian dari identitas rumah asli Indonesia sekaligus dinilai lebih baik dibanding penggunaan atap yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan.
Usulan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang pada Jumat (31/7/2026).
Baca Juga:
"Aslinya bangsa Indonesia tidak memakai seng. Kalau perlu kita kembali pakai ijuk, kembali pakai rumbai, kalau tidak kita harus cari (alternatif). Rakyat kita dari dulu bisa bikin genteng kok, genteng bukan teknologi baru, rakyat kita dari dulu pakai genteng," kata Prabowo.
Presiden juga menyinggung potensi risiko kesehatan dari penggunaan atap seng, terutama ketika material tersebut telah mengalami korosi atau berkarat.
Apa Itu Atap Ijuk?
Atap ijuk merupakan salah satu jenis penutup bangunan tradisional yang telah lama digunakan di berbagai daerah di Indonesia.
Material ini dibuat dari serat hitam pohon aren (Arenga pinnata).
Berdasarkan berbagai kajian, serat ijuk memiliki karakter yang kuat, lentur, tidak mudah rapuh, serta tahan terhadap kelembapan.
Sifat tersebut membuat atap ijuk mampu bertahan menghadapi perubahan cuaca dan memiliki usia pakai yang cukup panjang apabila dipasang dengan benar.
Selain dikenal ramah lingkungan, atap ijuk juga mampu membantu menjaga suhu ruangan tetap lebih sejuk dibandingkan beberapa material modern.
Apa Itu Atap Rumbia?
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.