FIFA Batalkan Penjualan Saham Piala Dunia, Ini Dampaknya bagi PSSI dan Timnas Indonesia
JAKARTA Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi membatalkan rencana penjualan saham Piala Dunia melalui proyek FIFA Forward Enterprise. K
OLAHRAGA
JAKARTA – Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi memberikan penjelasan mengenai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pemerintah juga berhak mengkritik para pengkritiknya.
Menurut Hasan, kritik dari pemerintah bukan ditujukan kepada masyarakat secara umum, melainkan kepada kelompok tertentu yang dinilai terus membangun narasi pesimistis terhadap kondisi bangsa.
Hasan menegaskan, istilah "londo ireng" yang sempat menjadi perhatian publik tidak ditujukan kepada seluruh masyarakat.Baca Juga:
Ia menyebut istilah tersebut hanya ditujukan kepada kelompok tertentu yang dianggap lebih sering menciptakan kegaduhan dibandingkan memberikan optimisme.
"Mengkritik londo ireng boleh dong. Kan enggak ditunjukkan ke rakyat secara umum. Itu kan ke kelompok-kelompok kritis yang kita duga sebagai londo ireng. Bukan untuk masyarakat secara umum," kata Hasan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.
Saat dimintai penjelasan mengenai siapa yang dimaksud dengan kelompok tersebut, Hasan mengatakan istilah "londo ireng" hanyalah sebuah ungkapan yang ditujukan kepada sebagian orang yang dinilai lebih senang membangun suasana gaduh dibandingkan memberikan harapan.
"Itu kan istilah saja untuk sebagian orang yang ya sepertinya kok lebih suka gaduh. Sepertinya kok lebih suka pesimis melihat kehidupan bangsa kita," ujarnya.
Menurut Hasan, sebagian dari kelompok tersebut bahkan memiliki profesi yang sama dengan pihak pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Namun, ia menilai seluruh pihak seharusnya memiliki semangat yang sama untuk menjaga persatuan dan membangun optimisme terhadap masa depan Indonesia.
Hasan mengingatkan bahwa yang dibutuhkan bangsa saat ini bukan memperbesar perbedaan, melainkan memperkuat kerja sama dan rasa percaya diri sebagai bangsa.
"Jadi buat kita ini sebagai peringatan saja bahwa harusnya kan kita bersama-sama bersatu. Tidak memperbanyak kegaduhan, tapi justru memperbanyak kekompakan," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih optimistis dalam menghadapi berbagai tantangan yang sedang dihadapi Indonesia.
JAKARTA Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi membatalkan rencana penjualan saham Piala Dunia melalui proyek FIFA Forward Enterprise. K
OLAHRAGA
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap adanya dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
NASIONAL
MEDAN Seorang pria bernama Adrian Nasution (27) yang sempat dilaporkan hilang saat mencari kayu bakar di kawasan Hutan Kolam, Desa Bagan
PERISTIWA
MEDAN Seorang aparatur sipil negara (ASN) yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Peternakan Kabupaten Labuhanbatu, Mudasir (50), ditangk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali melanjutkan penyidikan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjera
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANGSIDIMPUAN Warga menggerebek sebuah rumah kos di Jalan Pembangunan Blok A2, Kelurahan Wek VI, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Ko
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim Tangkap Buron (Tabur) Intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara bersama jajaran Intelijen Kejaksaan Tinggi Daerah Khu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi memberikan penjelasan mengenai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang
NASIONAL
OlehFirdaus ArifinTIDAK ada pemerintahan yang dapat bertumpu selamanya pada kemenangan elektoral. Dalam demokrasi konstitusional, pemilu ha
OPINI
JAKARTA Islam mengajarkan umatnya untuk menyayangi seluruh makhluk hidup, termasuk hewan. Rasulullah SAW menegaskan pentingnya memperlak
AGAMA