Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA — Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana mengatakan nahkoda KM Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa ditemukan dalam kondisi selamat.
Nahkoda tersebut merupakan salah satu dari 114 orang yang telah berhasil dievakuasi hingga Selasa, 15 September 2026.
Dari jumlah itu, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan enam lainnya meninggal dunia.
Baca Juga:
Suntana mengatakan nahkoda KM Virgo Transport 8 kini menjalani pemeriksaan untuk dimintai keterangan mengenai insiden yang menyebabkan kapal tersebut terbalik.
"Untuk nakhoda selamat dan sedang dilakukan pemeriksaan," kata Suntana dalam konferensi pers, Selasa, 15 September 2026.
Suntana tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai materi pemeriksaan terhadap nahkoda tersebut.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan alat pemancar radio darurat atau Emergency Position Indicating Radio Beacon (EPIRB) milik KM Virgo Transport 8 juga dalam kondisi aktif.
Menurut Syafii, sinyal dari alat tersebut masih dapat dipantau oleh sejumlah pihak, termasuk Australia, Singapura, serta sistem pemantauan yang dimiliki Basarnas.
"Jadi transmitter dari emergency kapal itu saya pastikan aktif. Jadi kapal itu, kalau misalkan di pesawat itu ada ELT, kemudian kalau kapal itu EPIRB, kemudian kalau misalkan personal itu namanya PLB. Jadi saya pastikan EPIRB dari kapal itu aktif, dan ini dimonitor, baik itu Australi, Singapura, maupun MEOLUT atau LEOLUT yang ada di Basarnas," tutur dia.
KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu, 13 September 2026, sekitar pukul 02.00 Wita.
Kapal tersebut sebelumnya berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu, 12 September 2026.
KM Virgo Transport 8 disebut membawa 243 orang yang terdiri atas penumpang, awak kapal, dan kru.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.