BREAKING NEWS
Sabtu, 01 Agustus 2026

Gemas Dituding Boros Anggaran, Kepala BGN Buka-bukaan soal Dana MBG

Dharma - Sabtu, 01 Agustus 2026 17:36 WIB
Gemas Dituding Boros Anggaran, Kepala BGN Buka-bukaan soal Dana MBG
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (tengah) didampingi Wakil Kepala BGN Trenggono (kiri) dan Agustina Arumsari (kanan) memberikan keterangan pers terkait penutupan dapur SPPG bermasalah di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak berarti menghabiskan seluruh anggaran negara atau menghentikan program pemerintah lain.

"Saya gemas juga melihat komentar di media sosial seolah-olah MBG ini menghabiskan anggaran negara. Terus seolah-olah ini kurang, itu kurang. Padahal, program-program lain tetap dikerjakan," ujar Sudaryono dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Pernyataan ini dilontarkan Sudaryono sebagai upaya meluruskan anggapan yang berkembang di media sosial soal MBG. Banyak yang menyebut bahwa dana untuk MBG menyebabkan program lain, seperti penyediaan pupuk, perbaikan sekolah, irigasi, hingga pembangunan jembatan, tidak berjalan.

Baca Juga:

Sebagai contoh di sektor pertanian, Sudaryono mengatakan bahwa sebelum MBG berjalan, program ketersediaan pupuk juga telah menjadi perhatian. Bahkan pemerintah juga memiliki kebijakan soal harga pupuk yang terjangkau.

Hal serupa, kata dia, juga terjadi pada pembangunan dan revitalisasi jaringan irigasi.

"Sudah ada anggaran yang dipakai untuk MBG, kemudian pupuk dicukupi, harganya didiskon. Dulu tidak ada MBG, banyak jaringan irigasi yang rusak. Sekarang ada MBG, tetap ada revitalisasi irigasi," kata Sudaryono.

Di sektor pendidikan, Sudaryono mengatakan bahwa sekolah-sekolah yang kini masih rusak bukan disebabkan oleh MBG. Bahkan, kerusakan itu mungkin sudah terjadi sebelum adanya program MBG.

"Yang sekolah rusak itu dulu ke mana? Dulu tidak ada MBG, mestinya sekolah sudah bagus semua. Kan tidak. Sekarang ada MBG, sekolahnya juga diperbaiki pemerintah," ujarnya.

Ia mengajak masyarakat untuk melihat kebijakan pemerintah secara utuh dan tidak menyimpulkan bahwa alokasi anggaran untuk MBG otomatis mengorbankan sektor lain.

"MBG memang mengambil dana yang tidak kecil. Rencana tahun ini sekitar Rp268 triliun. Tetapi, yang lain-lain juga dikerjakan," kata Sudaryono.* (d/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pertemuan Molor gara-gara Pergantian Pimpinan, Purbaya Pastikan Anggaran MBG Tetap Pisah dari Pendidikan di 2028
Kepala BGN Bongkar Dugaan "Permainan" dalam Program MBG: Dari Persetujuan Yayasan hingga Setoran Investor
Membaca Survei, Belajar dari Jokowi
MK Putuskan Anggaran MBG Harus Pisah dari Pendidikan, Hasan Nasbi: "Masa Iya Kita Akalin?"
Kepergok Main HP saat Rapat Zoom, Pegawai BGN Langsung Dimutasi ke Sulawesi Selatan
DPR Siapkan Revisi RUU Sisdiknas usai MK Pisahkan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru