BREAKING NEWS
Kamis, 06 Agustus 2026

Jembatan di Medan Krio Disebut Amblas Usai Diresmikan Bupati Deli Serdang, Begini Faktanya

Abyadi Siregar - Kamis, 06 Agustus 2026 15:54 WIB
Jembatan di Medan Krio Disebut Amblas Usai Diresmikan Bupati Deli Serdang, Begini Faktanya
Penampakan jembatan di Dusun 12, Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (4/8/2026). (foto: Bombom Ferinando Nababan/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DELI SERDANG – Sebuah video yang beredar di media sosial menyebut jembatan di Dusun 12, Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, amblas tidak lama setelah diresmikan Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan.

Namun, informasi tersebut dipastikan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Dalam video yang beredar terlihat bagian penghubung antara jembatan dan jalan mengalami penurunan sehingga permukaan semen tampak retak di salah satu sisi.

Baca Juga:

Unggahan itu disertai narasi, "Baru diresmikan bupati jembatan ini sudah jadi sorotan warga."

Pantauan di lokasi pada Kamis, 6 Agustus 2026, menunjukkan bagian yang sempat amblas telah diperbaiki dengan pengecoran ulang.

Sebagian area jembatan masih ditutup sehingga hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.

Kepala Dusun 12, Juan Raja, membantah narasi yang menyebut jembatan tersebut telah diresmikan oleh Bupati Deli Serdang.

Menurut dia, bupati hanya melakukan peninjauan saat menghadiri peresmian program bedah rumah di kawasan Jalan Bangun Mulia.

"Sebenarnya bupati tidak ada meresmikan, beliau hanya meninjau sekalian lewat karena ada peresmian bedah rumah di Jalan Bangun Mulia, beliau sekalian meninjau jembatan ini," kata Juan Raja di lokasi.

Juan juga menjelaskan bahwa jembatan tersebut bukan proyek Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, melainkan dibangun oleh TNI.

Pekerjaan konstruksi masih berada pada tahap akhir dan belum sepenuhnya selesai.

Meski demikian, jembatan sudah dibuka untuk kendaraan roda dua karena jembatan darurat dari kayu yang berada di sampingnya sudah tidak layak digunakan.

"Karena dibuka sepeda motor karena jembatan darurat kita kan sudah bahaya," jelasnya.

Menurut Juan, penyebab bagian jembatan amblas bukan karena kesalahan konstruksi, melainkan akibat sebuah truk bermuatan tiang listrik yang melintas meski kendaraan berat tidak diperbolehkan melewati lokasi tersebut.

"Jadi, amblasnya jembatan itu dikarenakan ada muatan, truk bermuatan tiang listrik memaksa lewat," ujarnya.

Ia mengatakan, bagian yang mengalami kerusakan sudah diperbaiki dengan pengecoran ulang sehari sebelumnya.

Juan menambahkan, keberadaan jembatan tersebut sangat penting bagi warga di beberapa dusun sekitar karena menjadi akses utama penghubung antarwilayah.

Jika tidak dapat digunakan, masyarakat harus menempuh jalur yang lebih jauh untuk beraktivitas sehari-hari.* (d/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Hadiri Penutupan PRSU, Wali Kota Mahyaruddin Dorong Tanjungbalai Jadi Magnet Investasi
Wagub Sumut: Sinergi Pemerintah dan Apoteker Jadi Kunci Hadapi Tantangan Kesehatan Global
Pemko Medan Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026, Perkuat Keterbukaan Informasi dan Cegah Sengketa Publik
Rakyat dan Petani Jadi Korban, Pengamat Desak Evaluasi Total TAPA Aceh
Bobby Nasution Bantu Biaya Transportasi Dua Pasien Nias Dirujuk ke Medan, Pastikan Layanan Kesehatan Diperkuat
Bobby Nasution Kembali Berkantor di Kepulauan Nias, Percepat Pembangunan dan Serap Aspirasi Warga
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru