Praperadilan dalam KUHAP 2026
Oleh Dr Taqwaddin Husin, S.H., S.E., M.S.AKHIRakhir ini marak pemberitaan secara nasional terkait Praperadilan. Terhadap hal tersebut bany
OPINI
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto akan menganugerahkan tanda jasa dan kehormatan kepada sejumlah tokoh yang dinilai berjasa bagi bangsa dan negara dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan daftar penerima penghargaan tersebut masih dalam tahap finalisasi dan pembahasan bersama Presiden Prabowo.
"Belum, sedang kita finalisasi tapi kami pastikan bahwa akan banyak sekali variasinya ya. Kami juga sudah beberapa kali berdiskusi dengan Bapak Presiden ya," kata Prasetyo di Kompleks Istana, Jakarta, Rabu (12/8/2026).Baca Juga:
Menurut Prasetyo, pemberian tanda jasa dan kehormatan tersebut direncanakan berlangsung sekitar satu pekan setelah upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 RI.
"Direncanakan satu minggu setelah peringatan detik-detik proklamasi," ujar Prasetyo.
Prasetyo mengatakan calon penerima penghargaan berasal dari berbagai latar belakang. Namun, pemerintah belum membuka daftar lengkap nama yang masuk dalam pembahasan.
Ia hanya memberikan gambaran bahwa salah satu kategori penerima berasal dari bidang teknologi. Tokoh yang memiliki kontribusi dan paten teknologi yang diakui secara internasional disebut masuk dalam daftar pembahasan.
"Sehingga mempunyai paten-paten teknologi yang itu diakui di dunia internasional itu juga salah satu yang masuk di dalam daftar juga," jelasnya.
Selain tokoh dari bidang teknologi, sejumlah menteri dalam Kabinet Merah Putih juga disebut berpeluang menerima tanda jasa dan kehormatan dari negara.
Prasetyo mengatakan pemberian penghargaan tersebut tidak semata-mata didasarkan pada apakah seorang menteri pernah menerima penghargaan sebelumnya atau belum.
"Ya ada beberapa (menteri). Yang belum pernah, tapi kan pendekatannya bukan belum pernah atau tidak pernah ya, tetapi, prestasi apa yang kemudian dianggap layak untuk menerima tanda kehormatan dari negara itu," ungkap Prasetyo.
Menurut dia, pemerintah menggunakan pertimbangan prestasi dan kontribusi sebagai dasar dalam menentukan calon penerima tanda jasa dan kehormatan.
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus bentuk apresiasi negara terhadap tokoh yang dinilai memberikan kontribusi bagi bangsa.
Hingga saat ini, pemerintah masih melakukan finalisasi terhadap daftar penerima dan jenis tanda jasa maupun kehormatan yang akan diberikan.
Pengumuman nama-nama penerima nantinya akan dilakukan setelah proses pembahasan dan penetapan bersama Presiden Prabowo selesai.* (k/dh)
Oleh Dr Taqwaddin Husin, S.H., S.E., M.S.AKHIRakhir ini marak pemberitaan secara nasional terkait Praperadilan. Terhadap hal tersebut bany
OPINI
MEDAN Perkembangan teknologi digital tidak hanya dimanfaatkan untuk kegiatan positif, tetapi juga digunakan pelaku kejahatan, termasuk d
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dinas Perhubungan Sumatera Utara menyiapkan 33 unit bus perintis untuk melayani masyarakat di lima kabupaten pada 2026. Layanan te
PENDIDIKAN
BINJAI Pengurus Rayon Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kecamatan Binjai Barat resmi dilantik pada Minggu, 27 September 2026. P
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Babuttaqwa Polda Aceh, Senin, 28
NASIONAL
JAKARTA Pakar hukum M. Said Bakhri mengingatkan agar Rancangan UndangUndang (RUU) Perampasan Aset tidak digunakan sebagai alat untuk me
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Kepala Subdirektorat Intelijen P2 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Sisprian Subiaksono, mengungkap alasan diriny
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyebut hasil rapat kerja DPRD Kota Medan sebagai salah satu pijakan penting dalam menga
PEMERINTAHAN
MEDAN Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) memiliki modal un
PENDIDIKAN
MEDAN Harga cabai merah yang melonjak sekitar 50 persen diproyeksikan menjadi salah satu penyumbang utama inflasi Sumatera Utara pada Se
EKONOMI