BREAKING NEWS
Rabu, 16 September 2026

Prabowo: Kita Pelayan Rakyat, Kalau Tak Kuat Harus Minggir

Abyadi Siregar - Rabu, 16 September 2026 15:56 WIB
Prabowo: Kita Pelayan Rakyat, Kalau Tak Kuat Harus Minggir
Presiden RI Prabowo Subianto saat meresmikan LRT Jakarta jalur Kelapa Gading-Manggarai di Jakarta Selatan, Rabu, 16 September 2026. (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pejabat pemerintahan merupakan pelayan rakyat.

Karena itu, para pejabat dituntut mampu menjalankan tugas untuk kepentingan masyarakat.


Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan LRT Jakarta jalur Kelapa Gading-Manggarai di Jakarta Selatan, Rabu, 16 September 2026.

Baca Juga:

"Kita pelayan rakyat, kita petugasnya rakyat. Pikiran kita tenaga kita, upaya kita, semuanya untuk rakyat Indonesia," kata Prabowo.

Prabowo mengatakan pejabat publik harus memiliki kesanggupan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.

Jika tidak mampu menjalankan tugas, menurut dia, pejabat tersebut harus berani menyingkir dari posisi.

"Dan kalau kita tidak kuat dan kita tidak sanggup, ya kita harus kesatria, kita harus (ke) pinggir," ujar Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung hubungan kerja antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ia mengatakan perbedaan latar belakang partai politik tidak seharusnya menghambat kerja sama pemerintahan.

Hal tersebut juga menjadi salah satu pesan Prabowo dalam peresmian LRT Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno hadir dalam acara peresmian tersebut.

Prabowo kemudian menyinggung bahwa dirinya dan Pramono Anung berasal dari partai politik yang berbeda.

Prabowo berasal dari Partai Gerindra, sedangkan Pramono merupakan kader PDI Perjuangan.

Meski berbeda partai dan pernah bersaing dalam pemilihan umum, Prabowo mengatakan keduanya tetap dapat bekerja sama dalam menjalankan pemerintahan.

"Kita datang dari partai yang berbeda, kita bersaing dalam Pemilihan Umum, tapi kita bisa bekerja sama, kita bisa saling menghormati," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, pejabat publik mendapatkan mandat dari rakyat untuk bekerja dan menjalankan tanggung jawab pemerintahan.

Karena itu, perbedaan pilihan politik tidak semestinya menghalangi kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah ketika menyangkut kepentingan masyarakat.

Prabowo juga mengatakan pembangunan membutuhkan kerja sama dan semangat gotong royong antara para pemimpin.

Ia menilai pembangunan transportasi publik seperti LRT Jakarta merupakan bagian dari langkah menuju kemajuan yang lebih besar.

Dalam peresmian tersebut, Prabowo merasa bangga melihat perkembangan transportasi Jakarta, khususnya dengan beroperasinya jalur Kelapa Gading-Manggarai.

Presiden sebelumnya juga menjajal langsung rute tersebut bersama Pramono Anung sebelum peresmian.

"Bila pemimpin bisa dan mau gotong royong, mau bekerja sama, bangsa ini akan bangkit menjadi bangsa yang luar biasa," kata Prabowo.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo dalam konteks pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk ketika kepala daerah berasal dari latar belakang politik yang berbeda.

Peresmian LRT Jakarta jalur Kelapa Gading-Manggarai menjadi salah satu agenda Prabowo pada Rabu, 16 September 2026.

Jalur tersebut memiliki lintasan sekitar 12,2 kilometer dan melayani 11 stasiun.* (km/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Bakal Kumpulkan Seluruh Kepala Daerah dan DPRD se-Indonesia, Ada Apa?
Prabowo Tolak Usulan Indonesia Jadi Tuan Rumah Ajang Internasional, Bagaimana dengan FIFA ASEAN Cup?
SIPD dan SIJOGI Diluncurkan, Bupati Labusel Dorong Tata Kelola Pemerintahan Lebih Efisien: Tinggalkan Cara Lama untuk Pelayanan Lebih Baik
Bupati Batu Bara Terima Audiensi KSBSI Sumut, Bahas Kesejahteraan dan Perlindungan Buruh
Suahasil Gantikan Purbaya Jadi Menkeu, Bahlil Pasang Badan Sebut Itu Hak Prerogatif Mutlak Prabowo
Tak Punya Kapok Golkar Marah Besar dan Kecewa Berat Fahd Arafiq Tiga Kali Terseret Korupsi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru