Meski Dinonaktifkan Buntut Kamar 'Apartemen', Eks Kalapas Cibinong Tetap Tampak Hadiri RDP DPR
JAKARTA Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong Wisnu Hani Putanto tetap menghadiri rapat Komisi XIII DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Seni
NASIONAL
PADANG- Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia Asep Nana Mulyana menyoroti tantangan penegakan hukum di tengah transformasi sistem peradilan pidana Indonesia. Menurutnya, perubahan tersebut menuntut aparat penegak hukum mampu menjaga keadilan, kepastian hukum sekaligus kepercayaan masyarakat.
Hal itu disampaikan Asep saat memberikan orasi ilmiah di Fakultas Hukum Universitas Andalas (FH Unand), Padang, Jumat (25/9/2026).
Orasi ilmiah tersebut menjadi bagian dari Rapat Pimpinan Terbuka dan Orasi Ilmiah FH Unand dalam rangka peringatan Lustrum XV sekaligus 75 tahun Fakultas Hukum Universitas Andalas.Baca Juga:
Asep mengangkat tema "Transformasi Penegakan Hukum Indonesia: Tantangan Mewujudkan Keadilan, Kepastian Hukum dan Kepercayaan Publik di Era Baru Sistem Peradilan Pidana".
Dalam orasinya, Asep menyoroti perubahan sistem peradilan pidana yang membawa konsekuensi terhadap cara aparat penegak hukum menjalankan kewenangannya.
Penegakan hukum, kata dia, tidak cukup hanya berorientasi pada proses, tetapi juga harus memperhatikan pencapaian keadilan dan kepastian hukum.
Perubahan tersebut juga menuntut aparat penegak hukum menyesuaikan diri dengan perkembangan sistem hukum serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
Tiga aspek yang menjadi perhatian dalam orasi tersebut yakni keadilan, kepastian hukum dan kepercayaan publik. Ketiganya dinilai menjadi bagian penting dalam membangun sistem peradilan pidana yang mampu memberikan perlindungan hukum sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.
Kegiatan di FH Unand turut mempertemukan jajaran Kejaksaan dengan kalangan akademisi. Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat Dedie Tri Hariyadi bersama jajaran Kejati Sumbar hadir dalam agenda tersebut.
Pimpinan dan sivitas akademika Universitas Andalas juga mengikuti kegiatan yang menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai perkembangan hukum serta tantangan penegakan hukum di Indonesia.
Keterlibatan akademisi dinilai penting dalam pembahasan sistem peradilan pidana karena perkembangan hukum tidak hanya berkaitan dengan praktik penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan kajian akademik dan pemikiran kritis.
* (dh)FH Unand Genap 75 Tahun
Orasi ilmiah Asep juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan 75 tahun Fakultas Hukum Universitas Andalas.
JAKARTA Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong Wisnu Hani Putanto tetap menghadiri rapat Komisi XIII DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Seni
NASIONAL
BANDA ACEH Satreskrim Polresta Banda Aceh menangkap dua pria berinisial MR alias Cek (20) dan FS (32) yang diduga terlibat penggelapan sep
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH BESAR Mahasiswa Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh, Muhammad Rasya Fadilla (18), meninggal dunia di RSUD Zainoel Abidin
PERISTIWA
MEDAN Polisi menggagalkan peredaran 150 kilogram narkotika jenis sabu dari jaringan internasional yang diduga berasal dari Malaysia. Sabu t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Timnas Indonesia akan menghadapi Malaysia pada matchday kedua Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/9/2026) malam. Pertan
OLAHRAGA
MEDAN Ribuan warga memadati Taman Stadion Teladan, Kota Medan, Minggu (27/9/2026) malam, untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
PEMERINTAHAN
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Senin (28/9/2026). Rupiah tertekan ketidakpa
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan awal pekan, Senin (28/9/2026). IHSG turun 0,51 persen ke level 6
EKONOMI
JAKARTA Komisi XIII DPR RI akan memanggil Ombudsman RI dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) dalam rapat dengar pendapat (RD
NASIONAL
BANDA ACEH Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) PWM Aceh, Dr. Tgk. H. Iskandar Muda Hasibu
PENDIDIKAN