Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Jadi setelah itu nanti kami akan sampaikan kepada Pak Menteri, Pak Presiden, dan dalam hal ini Pak Bappisus," kata Nuzran.
Nuzran mengatakan Ombudsman akan menyampaikan fakta yang ditemukan di lapangan dan tidak ingin mendahului proses pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan temuan tersebut.
"Ya, kami sekali lagi akan memberikan fakta lapangan, itu yang akan kami sampaikan. Dan di Komisi II nanti akan kami sampaikan seluas-luasnya dan sedalam-dalamnya dan apa fakta yang terjadi pada tanggal 23 kemarin," ucap dia.
Temuan fasilitas mewah di Lapas Cibinong terungkap ketika Ombudsman melakukan inspeksi mendadak pada 23 September 2026.
Anggota Ombudsman RI Syafrida Rachmawati Rasahan mengatakan tim menemukan bangunan yang disebut sebagai "klaster mewah" dan dihuni oleh sejumlah warga binaan.
Di area tersebut, Ombudsman menemukan lebih dari 10 bangunan rumah serta beberapa mobil mewah yang terparkir.
Saat masuk ke salah satu bangunan, tim menemukan fasilitas yang menyerupai apartemen.
Di dalamnya terdapat ruang tamu, kamar, televisi, kulkas, serta sejumlah fasilitas lainnya.
"Kami menemukan beberapa lokasi hunian di sekitar lapas berupa bangunan terlihat seperti homestay dengan atap seng bercat warna biru dan ada seperti rumah klaster, di dalamnya berisi sofa, kulkas, TV, meja makan," kata Syafrida dalam konferensi pers di Kantor Ombudsman RI, Jakarta Selatan, Kamis (24/9/2026).
Selain bangunan tersebut, Ombudsman menemukan fasilitas kebugaran atau fitness yang disebut lengkap.
Tim juga menemukan pembangunan simulator golf yang masih berlangsung.
Ombudsman juga menemukan celah keamanan di bagian belakang bangunan.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.