Tiyo Ardianto Soroti Penangkapan Dadan Hindayana, Singgung Dugaan Pengalihan Isu MBG
JAKARTA Penetapan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan pejabat BGN sebagai tersangka kasus dugaan
POLITIK
PALEMBANG –Kejadian keracunan yang melibatkan empat siswa dari SD Negeri 39 Palembang kini tengah dalam penyelidikan polisi. Keempat siswa yang diduga mengonsumsi permen semprot mengalami keracunan dan saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bunda Palembang.
Kanit Reskrim Polsek Ilir Timur I Palembang, AKP Andrian, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendatangi dan melakukan pemeriksaan terhadap penjual permen semprot yang diduga terlibat dalam kasus ini. “Kami sudah melakukan interogasi terhadap penjual permen semprot di kantor polisi. Saat ini, penjual tersebut masih dalam pemeriksaan, dan statusnya belum kami tetapkan, masih dalam tahap lidik,” ujar AKP Andrian saat ditemui di kantornya.
Pihak kepolisian juga tengah melakukan pemeriksaan terhadap isi kandungan permen semprot yang dibeli oleh para siswa. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan potensi bahan berbahaya dalam permen tersebut. “Kami juga sedang memeriksa isi kandungan permen yang dikonsumsi oleh keempat siswa tersebut. Ini merupakan bagian dari penyelidikan kami untuk memastikan apakah ada bahan berbahaya yang terkandung dalam permen itu,” tambah AKP Andrian.
Kepala Sekolah SD Negeri 39 Palembang, Maila, membenarkan bahwa kejadian tersebut melibatkan lima orang siswa, dan menegaskan bahwa pihak sekolah terkejut dengan insiden ini. Maila menjelaskan, “Kami sangat kaget ketika mengetahui kejadian ini. Para guru menanyai siswa dan mereka mengaku baru saja membeli permen semprot dari penjaga sekolah.”
Menurut keterangan Maila, penjaga sekolah tersebut membeli permen semprot dari pasar dan tidak mengetahui kandungan berbahaya dalam permen tersebut. “Penjaga sekolah membeli permen semprot itu dari pasar, namun tidak ada informasi mengenai kandungan atau keamanan dari permen tersebut,” jelas Maila.
Insiden ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua dan masyarakat. Para orang tua siswa yang terlibat dalam kasus ini mengharapkan pihak berwajib segera mengungkapkan hasil dari penyelidikan dan mengambil langkah-langkah untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Saat ini, pihak sekolah bersama dengan pihak kepolisian masih melakukan investigasi mendalam untuk memastikan penyebab pasti dari keracunan tersebut dan langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil untuk melindungi siswa-siswa di sekolah tersebut.
Pihak kepolisian berjanji akan terus memperbarui perkembangan kasus ini dan memastikan bahwa tindakan hukum yang tepat akan diambil terhadap pihak-pihak yang terbukti bertanggung jawab.
(N/014)
JAKARTA Penetapan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan pejabat BGN sebagai tersangka kasus dugaan
POLITIK
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini, Minggu (7/6/2026), tercatat masih bertahan di level
EKONOMI
JAKARTA Kasus dugaan korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjadi perhatian publik. Salah satu yang kembali disorot ad
NASIONAL
JAKARTA Harga ratarata minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) pada Mei 2026 tercatat mengalami penurunan signifikan.
EKONOMI
JAKARTA Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyoroti kasus dugaan korupsi dalam P
POLITIK
JAKARTA Timnas Indonesia U19 menghadapi pertandingan paling menentukan di fase grup Piala AFF U19 2026. Garuda Muda wajib meraih kemen
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah tengah mematangkan skema baru bagi hasil sektor pertambangan yang diklaim akan memberikan manfaat lebih besar bagi ne
EKONOMI
JAKARTA Jerawat yang terus muncul meski sudah rutin menggunakan berbagai produk perawatan kulit sering kali membuat banyak orang frustra
KESEHATAN
JAKARTA Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo mempertanyakan langkah ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar ya
POLITIK
MEDAN Pemadaman listrik berulang di sejumlah wilayah Sumut pasca blackout Sumatera 22 Mei 2026, menimbulkan pertanyaan serius. Terutama t
PERISTIWA