Sejarah Kelam Garuda Lawan Singapura di Piala AFF, Cuma Menang 3 Kali dari 11 Laga
SINGAPURA Head to head Timnas Indonesia vs Singapura memperlihatkan dominasi Garuda dalam 59 pertemuan di semua ajang. Namun, catatan ters
OLAHRAGA
SUMATERA UTARA -Rumah di Jalan Nabung Surbakti, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, tidak lagi menjadi tempat aman bagi Sempurna Pasaribu, wartawan Tribrata TV (Tribrata.tv), dan keluarganya. Pada Kamis, 27 Juni, tragedi mengerikan menghantam mereka, ketika kebakaran melanda rumah mereka dan merenggut nyawa empat orang yang tak berdosa. Sempurna Pasaribu, berusia 47 tahun, bersama istri tercinta Elfrida boru Ginting (48 tahun), putra remaja mereka Sudi Investasi Pasaribu (12 tahun), dan cucu kecil mereka Loin Situkur (3 tahun), meninggal dalam peristiwa yang tragis ini.
Diduga kuat, kebakaran yang menghancurkan hidup mereka terkait dengan kontroversi berita yang ditulis oleh Sempurna mengenai praktik perjudian di daerah tersebut. Rekomendasi Dewan Pers dan langkah cepat Komnas HAM untuk menyelidiki kasus ini menyoroti seriusnya ancaman terhadap kebebasan berekspresi dan kebebasan pers di Indonesia.
Anis Hidayah, Koordinator Subkomisi Pemajuan HAM Komnas HAM, menggarisbawahi urgensi dari kasus ini. “Ini persoalan serius yang harus ditindaklanjuti Komnas HAM, terutama dalam kewenangan untuk melakukan pemantauan dan penyelidikan terhadap kasus-kasus seperti ini,” ujar Anis Hidayah dalam pernyataannya. Kasus ini tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga mengancam hak-hak dasar warga negara terkait kebebasan berekspresi dan pers.
Komnas HAM dan Dewan Pers berkomitmen untuk bekerja sama dalam mengusut tuntas kasus ini. Pertemuan mereka pekan depan diharapkan akan menghasilkan langkah-langkah konkret untuk melindungi wartawan dan keluarga mereka dari ancaman serupa di masa depan. Hari Kurniawan, Komisioner Pengaduan Komnas HAM, menegaskan bahwa kasus ini menunjukkan kebutuhan akan perlindungan yang lebih kuat terhadap wartawan sebagai garda terdepan dalam mempertahankan hak asasi manusia.
Totok Suryanto, anggota Dewan Pers yang turut mengambil bagian dalam investigasi ini, menekankan pentingnya kerjasama lintas lembaga. “Dewan Pers akan bekerja sama dengan TNI, Polri, dan pihak lain untuk memastikan keadilan bagi Sempurna Pasaribu dan keluarganya,” katanya. Perlindungan terhadap wartawan dan investigasi yang menyeluruh menjadi fokus utama dalam menghadapi tragedi ini.
Kasus ini bukan hanya tragedi pribadi, tetapi juga cerminan dari tantangan yang dihadapi oleh kebebasan pers di Indonesia.
Kita semua bertanggung jawab untuk memastikan bahwa peristiwa tragis ini tidak terulang dan bahwa kebebasan pers dijaga dengan sungguh-sungguh di negeri ini.
Semoga peristiwa ini membawa perubahan yang positif dalam perlindungan terhadap wartawan dan kebebasan pers di Indonesia.
(n/014)
SINGAPURA Head to head Timnas Indonesia vs Singapura memperlihatkan dominasi Garuda dalam 59 pertemuan di semua ajang. Namun, catatan ters
OLAHRAGA
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah akhirnya mengenakan rompi pink tahanan Kejaksaan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Lodewyk Pusung kembali mengajukan gugatan praperadilan. Kali ini, ia menggugat keabs
HUKUM DAN KRIMINAL
DENDANG Polsek Dendang menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama masyarakat sebagai upaya mempererat komunikasi sekaligus memperkuat siner
NASIONAL
BATU BARA Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Suka Maju, Kecamatan Tanju
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan secara resmi menutup kegiatan Pembinaan Tradisi dan Pembaretan 65 Bintara Remaja Satua
NASIONAL
JAKARTA Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menunda sidang perdana praperadilan jilid IV yang diajukan Roy Suryo terkait gugatan atas
NASIONAL
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan nasional mengalami perubahan pada perdagangan hari ini, Jumat (7/8/2026). Pusat Informasi Harga
EKONOMI
JAKARTA Komisi III DPR RI mendesak kepolisian mengusut tuntas penemuan 995 pucuk senjata, amunisi, serta barang bukti lain di sebuah sek
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua KomisiWakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menilai dugaan pencatutan nama Presiden Prabowo Subianto dalam
POLITIK