Alumni Teknik UNMUHA Ibnu Hafidz Resmi Dilantik Jadi Letnan Dua TNI, Inspirasi Generasi Muda Aceh
JAKARTA Ibnu Hafidz, alumni Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA), resmi dilantik sebagai Perw
SOSOK
CIREBON -Sebuah drama hukum yang membingungkan dan kontroversial kembali memperlihatkan keangkeran kasus pembunuhan yang mengguncang Cirebon. Senin lalu, suasana tegang memenuhi koridor Ditreskrimum Polda Jabar ketika dua terpidana kasus Vina Cirebon, Jaya dan Eko, secara diam-diam menjalani tes psikologi yang mengejutkan. Kejutan itu bukan hanya bagi mereka, tetapi juga bagi tim kuasa hukum yang tidak mendapat pemberitahuan apapun tentang prosedur yang sedang berlangsung.
Kuasa hukum terpidana, Winarno Jati, dengan penuh keheranan mengungkapkan bahwa mereka tidak diajak berpartisipasi dalam proses tes yang dilakukan di gedung Polda tersebut. “Tidak ada pemberitahuan. Tadi berkunjung ke Lapas, tapi dua orang ini dilakukan bon oleh Polda, bukan pemeriksaan tapi tes psikolog,” ujar Winarno, Selasa kemarin.
Proses tes psikologi ini, seperti diketahui, dilakukan terpisah untuk Jaya dan Eko sebelum akhirnya keduanya dikumpulkan dalam satu ruangan. Namun, yang menarik, tim kuasa hukum dilarang untuk mendampingi mereka selama tes berlangsung. Hanya tiga orang yang diperbolehkan masuk, yang tentunya tidak termasuk tim advokasi yang seharusnya mendampingi.
Kondisi ini menambah kompleksitas kasus yang telah memakan waktu lama ini. Belum jelas apa yang menjadi tujuan dari tes psikologi tersebut dan mengapa tim kuasa hukum tidak diberitahu sebelumnya. “Saat ini, tes psikologi baru dilaksanakan terhadap Jaya dan Eko. Sedangkan keempat terpidana lainnya, belum diketahui apakah akan dilakukan tes serupa atau tidak,” tambah Winarno.
Sebelumnya, Roely Panggabean, kuasa hukum lain yang terlibat dalam kasus ini, juga mengalami kejanggalan serupa ketika hendak menjenguk para terpidana di Lapas Jalekong. Mereka disambut dengan informasi bahwa terpidana telah “dibon” oleh Polda Jabar, tanpa penjelasan yang jelas mengenai alasan dibalik tindakan tersebut. “Kami datang ke sini mempertanyakan ke Ditkrimum masalahnya,” ujarnya dengan raut kebingungan.
Dalam upaya untuk membawa kejelasan dalam kasus yang menyita perhatian publik ini, kuasa hukum berupaya melakukan koordinasi dengan pihak berwenang, termasuk upaya menemui Dirserse guna menawarkan kerjasama. Namun, respons dari pihak kepolisian masih belum memberikan kejelasan yang memuaskan.
Sementara itu, keluarga terpidana lainnya, seperti Sudirman, yang telah lama tidak bertemu dengan keluarganya sejak proses hukum dimulai, menanti dengan harapan agar mereka dapat bertemu kembali. Namun, kepastian mengenai proses hukum dan perlakuan khusus yang disebut-sebut masih menunggu penjelasan yang konkret.
Dengan demikian, kasus pembunuhan Vina Cirebon tidak hanya menarik perhatian karena kebrutalan peristiwa yang terjadi, tetapi juga karena intrik hukum yang terus memperlihatkan kompleksitas dan kebingungan di antara para pihak yang terlibat. Publik pun menanti kejelasan dari langkah-langkah selanjutnya, sambil mempertanyakan transparansi dan keadilan dalam penegakan hukum yang sedang berjalan.
(N/014)
JAKARTA Ibnu Hafidz, alumni Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA), resmi dilantik sebagai Perw
SOSOK
JAKARTA Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya keselamatan dan kelancaran arus mudik Lebaran 1447 H/2026 Mas
NASIONAL
JAKARTA Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat
NASIONAL
JAKARTA Penyerang keturunan Indonesia, Ole Romeny, menegaskan kabar miring yang menyebut dirinya mengalami cedera patah kaki parah adala
OLAHRAGA
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya melantik dan mengambil sumpah jabatan 264 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah
PEMERINTAHAN
JAKARTA Tandatanda peluncuran Samsung Galaxy A57 dan Galaxy A37 di Indonesia semakin kuat. Kedua smartphone kelas menengah ini telah mu
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali melemah pada Sabtu (14/3/2026). Berdasarkan data terbaru pukul 09.30 WIB, h
EKONOMI
JAKARTA Mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, mengecam keras aksi penyerangan terhadap Andrie Yunus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sholat taubat nasuha menjadi salah satu upaya utama umat Muslim untuk kembali ke jalan yang benar. Tak jarang, manusia terjerat
AGAMA
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka layanan aduan Tunjangan Hari Raya (THR) dan Bonus Hari Raya (BHR) Keagamaan
NASIONAL