Bareskrim Bantah Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Semata akibat El Nino: Sengaja Dibakar
JAKARTA Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Polri) menyebut mayoritas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) y
HUKUM DAN KRIMINAL
JABAR -Hari ini, Senin 24 Juni 2024, Pengadilan Negeri (PN) Bandung menjadi pusat perhatian publik dengan digelarnya sidang praperadilan Pegi Setiawan alias Perong. Kasus yang melibatkan Pegi Setiawan ini telah menjadi sorotan masyarakat setelah dirinya dituduh melakukan pembunuhan terhadap Vina Cirebon. Sidang dijadwalkan berlangsung pada pukul 09.00 WIB di Ruang 6 PN Bandung, dengan dipandu oleh hakim tunggal Eman Sulaeman dan Panitera Pengganti Muhammad Al Atta.
Latar Belakang KasusKasus pembunuhan Vina Cirebon mengguncang masyarakat setelah Vina ditemukan tewas dengan luka-luka serius di tubuhnya. Polisi menetapkan Pegi Setiawan sebagai tersangka utama dalam kasus ini. Namun, Pegi dan tim kuasa hukumnya berupaya untuk membersihkan namanya dengan mengajukan praperadilan, mengklaim bahwa penetapan tersangka terhadap dirinya tidak berdasar.
Persiapan SidangKetua PN Bandung, Jon Sarman Saragih, menjelaskan bahwa sidang praperadilan ini akan dipimpin oleh hakim Eman Sulaeman, dengan Panitera Pengganti Muhammad Al Atta. “Sidang akan dimulai pada pukul 09.00 WIB di Ruang 6 PN Bandung,” ujar Jon pada Jumat, 21 Juni 2024.
Situasi terkini di PN Bandung pada pukul 08.45 WIB menunjukkan antusiasme tinggi dari berbagai pihak. Kuasa hukum Pegi Setiawan dan para simpatisannya telah hadir di lokasi, berkumpul di area samping gedung PN Bandung. Mereka datang untuk memberikan dukungan moral kepada Pegi.
Dukungan SolidaritasDi luar gedung PN Bandung, suasana semakin ramai dengan kehadiran spanduk-spanduk solidaritas untuk Pegi Setiawan. Salah satu spanduk berukuran besar bertuliskan ‘Bebaskan Pegi Setiawan’ dan ‘Hilangkan Kriminalisasi Hukum di Bumi Pertiwi Indonesia’. Tagar #sahabatpegi dan #kamiBERSAMApegi turut menghiasi spanduk tersebut, memperlihatkan dukungan luas dari masyarakat. Tidak hanya itu, spanduk tersebut juga penuh dengan tanda tangan sebagai bentuk solidaritas terhadap Pegi.
Kehadiran MediaSejumlah awak media juga terlihat hadir di PN Bandung untuk meliput jalannya sidang. Kasus ini memang menyita perhatian publik, sehingga banyak media yang tertarik untuk memberikan laporan langsung. Para jurnalis tampak sibuk mempersiapkan peralatan mereka di sekitar gedung pengadilan.
Pernyataan Polda JabarPihak Polda Jabar telah menyatakan kesiapan mereka dalam menghadapi sidang praperadilan ini. Mereka memastikan bahwa semua prosedur hukum telah dijalankan dengan benar dan siap memberikan bukti-bukti yang diperlukan di pengadilan.
Dukungan KeluargaDukungan terhadap Pegi Setiawan juga datang dari keluarganya. Meski tengah menghadapi tekanan besar, keluarga Pegi tetap optimis dan berharap keadilan akan berpihak kepada mereka. Ayah Pegi, yang beberapa waktu lalu mengakui membuat KTP dan KK dengan nama A Saprudui untuk menikah lagi, juga turut hadir untuk memberikan dukungan moral kepada putranya.
PenutupanSidang praperadilan ini menjadi momen penting dalam proses hukum yang dihadapi Pegi Setiawan. Masyarakat berharap agar keadilan ditegakkan dengan sebenar-benarnya dan pihak-pihak yang bersalah dihukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Perhatian publik terus tertuju pada PN Bandung, menantikan hasil dari sidang yang penuh kontroversi ini.
Kasus ini bukan hanya menjadi ujian bagi Pegi Setiawan dan keluarganya, tetapi juga bagi sistem peradilan di Indonesia. Harapan akan keadilan yang transparan dan tidak memihak menjadi doa dari banyak pihak yang menginginkan Indonesia menjadi negara yang benar-benar menjunjung tinggi hukum dan keadilan.
(N/014)
JAKARTA Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Polri) menyebut mayoritas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) y
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoe
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA iPhone Ultra yang diyakini sebagai smartphone lipat pertama Apple disebut telah digunakan oleh sejumlah orang sebelum peluncuran
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 23 Agustu
NASIONAL
JAKARTA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengapresiasi langkah Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang menetapkan 72 tersangka da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia atau Bareskrim Polri menetapkan 72 orang sebagai tersangka dalam kasus duga
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan kerja untuk meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutl
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat tipis pada perdagangan Senin, 24 Agustus 2026. Penguatan r
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Senin, 24 Agustus 2026. Penguatan indeks ditopang kenaikan se
EKONOMI
JAKARTA Harga pangan nasional di pasar tradisional pada Senin, 24 Agustus 2026, bergerak beragam. Sejumlah komoditas mengalami kenaikan,
EKONOMI