Polda Aceh Bongkar 19 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi dalam Sepekan, 22 Orang Jadi Tersangka
BANDA ACEH Kepolisian Daerah Aceh bersama jajaran polres menetapkan 22 orang sebagai tersangka dalam 19 laporan polisi terkait dugaan pe
NASIONAL
JAKARTA -Kasus pembunuhan Vina dan Eky terus menjadi sorotan publik, khususnya setelah pengacara Razman Nasution ikut nimbrung dan memberikan sejumlah tuntutan serta pandangan politik terkait perkembangan kasus ini.
Dalam sebuah konferensi pers di Jakarta pada Sabtu (1/6/2024), Razman Nasution, yang kini menjadi kuasa hukum Yosi P Achdian, mengungkapkan pandangannya terhadap kasus yang kembali mencuat setelah delapan tahun berlalu. Menurutnya, kasus ini tidak bisa dipisahkan dari dinamika politik nasional, terutama terkait dengan suksesi kepemimpinan dari Jokowi ke Prabowo Subianto.
Razman menyoroti perlunya campur tangan langsung dari Jokowi dan Prabowo dalam menyelesaikan kasus ini agar tidak menjadi beban hukum yang terus menggantung dari satu era pemerintahan ke era berikutnya. “Ingat, suksesi, proses pergantian kepemimpinan nasional Oktober. Bayangkan kalau ini tidak selesai, ini jadi utang hukum dari Pak Jokowi, dan Pak Prabowo pasti juga tidak mau ada beban. Apa lagi ini keberlanjutan,” tegas Razman.
Selain itu, Razman juga meminta Polda Jawa Barat untuk memeriksa kuasa hukum Vina di tahun 2016, yang saat itu dipegang oleh Hotman Paris dkk. Permintaan ini dianggap sebagai respons atas komentar Hotman Paris yang menyinggung kehadiran Razman dalam kasus ini. Hotman menilai bahwa Razman hanya ingin mencari popularitas dengan ikut campur dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky.
Kontroversi yang melibatkan Razman Nasution dan Hotman Paris ini menambah kompleksitas kasus pembunuhan Vina dan Eky yang telah lama terkatung-katung tanpa kejelasan. Razman, dalam pernyataannya, juga menegaskan bahwa kasus ini tidak bisa dilepaskan dari isu-isu politik yang tengah berkembang di Indonesia.
Namun demikian, upaya Razman untuk membawa kasus ini ke level politik juga menuai kritik. Sebagian pihak menganggap bahwa isu politik seharusnya tidak dicampuradukkan dengan proses hukum yang sedang berlangsung. Mereka meminta agar penyelesaian kasus ini tetap berjalan sesuai mekanisme hukum yang berlaku, tanpa adanya intervensi politik yang dapat mengganggu proses keadilan.
Sementara itu, publik masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari kasus pembunuhan Vina dan Eky serta bagaimana respons pihak berwenang terhadap tuntutan dan intrik politik yang muncul dalam kasus ini.
(N/014)
BANDA ACEH Kepolisian Daerah Aceh bersama jajaran polres menetapkan 22 orang sebagai tersangka dalam 19 laporan polisi terkait dugaan pe
NASIONAL
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membawa seorang warga negara Taiwan berinisial YCY, 42 tahun, ke gedung Bareskr
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah mempercepat penyelesaian rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat setel
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajarannya mengkaji ulang definisi tindak pidana korupsi dalam UndangUndang Pemberan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong pemerintah kabupaten dan kota mengembangkan desa serta kelurahan kr
PEMERINTAHAN
NIAS Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mematangkan persiapan penyerahan pengelolaan RSUD dr M Thomsen kepada Pemerintah Kota Gunungsito
KESEHATAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas meminta masyarakat melaporkan jika menemukan praktik pungutan liar (pungli) dalam pengurusan a
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas meminta seluruh rumah sakit di Kota Medan tidak menolak pasien pengguna BPJS Kesehatan yang me
KESEHATAN
MEDAN Kota Medan, ibu kota Provinsi Sumatera Utara, memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan perkebunan dan pertemuan berbagai bud
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Banjir dan tanah longsor melanda enam kabupaten di Sumatera Utara pada pekan ketiga hingga keempat Oktober 2026. Bencana yang dipi
PERISTIWA