Pakistan Minta AS dan Iran Jaga Gencatan Senjata Meski Perundingan di Islamabad Buntu
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
Sergai – Miris lihat kondisi jalan lintas Provinsi yang baru dibangun oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sepanjang 6200 M² dengan menggunakan anggaran APBD Provinsi kini sudah tampak rusak di beberapa sisi bangunan jalan itu, diduga rusak karena sering dilintasi Truck Angkutan Tanah dari aktifitas Galian C diduga Ilegal.
Adapun bangunan Jalan Provinsi itu tepatnya berada dijalan Belidaan menuju Desa Senayan kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara.
Yang anehnya, meski sudah berulang kali awak media memberitakan soal Aktifitas Galian C diduga Ilegal itu namun sepertinya belum direspon oleh Aparat Penegak Hukum (APH), apalagi Satpol PP kabupaten Sergai sebagai Penegak Perda tampaknya tidak mau ambil pusing, terlihat Aktifitas Galian C diduga Ilegal terus berjalan.
Hal ini mendapat respon cepat oleh ketua LSM LPKH Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sugito mengatakan sangat menyayangkan adanya bangunan jalan yang baru dibangun sudah rusak, yang sangat disayangkan rusaknya bangunan itu diduga akibat sering dilintasi truck angkutan tanah Galian C.
Menurut sepengetahuannya, Oknum pengusaha Galian C tidak membayar Restribusi Galian C yang dapat mendongkrak PAD Pemkab Sergai dan diduga tidak mempunyai izin Galian C, yang herannya mengapa bebas beroperasi.
“Meminta ke pihak Polri terutama Polda Sumut dan Polres Sergai segera untuk mengusut serta menghentikan pengusaha Galian C yang diduga tidak mengantongi ijin, siapa pun pengusahanya tanpa terkecuali jika tidak mempunyai ijin, apalagi usahanya diduga dapat merusak jalan umum yang baru di Aspal seperti jalan yang berada di Jalan Belidaan Desa Sei Parit menuju Desa Senayan Kecamatan Sei Rampah,” harapnya.
Menanggapi hal itu terpisah, pihak manager Opersional H.Purba sebagai pihak kontraktor saat dikonfirmasi Awak Media, melalui pesan WhatsApp menyebut Akan segera diperbaiki.
“Akan diperbaiki bang, Tapi suruh dulu berhenti semua Truck yang bawa galian C,” tulisnya H.Purba saat dikonfirmasi, rabu (28/6/2023).
Sementara, Kasat Pol PP Sergai Wahyudi hingga berita ini terbit belum mau memberi jawaban atau tanggapan atas konfirmasi Awak Media soal Galian C Diduga Ilegal tersebut. (Lbs)
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
JAKARTA Koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Solidaritas untuk Andrie Yunus menggelar aksi memperingati 30 hari penyiraman air ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Oditurat Militer menanggapi usulan pelibatan hakim ad hoc dalam sidang kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Or
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyebut alokasi dana bantuan bencana dari pemerintah pusat untuk Sumut periode 20262028 m
EKONOMI
BANDA ACEH Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) Kodam Iskandar Muda, Ali Imran, menegaskan komitmennya membentuk putraputri
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, AM Akbar Supratman, mengapresiasi terpilihnya Sugiono sebagai Ketua
POLITIK
Oleh Raman KrisnaLONJAKAN harga bahan baku plastik di Sumatera Utara hingga puluhan persen bukan lagi sekadar persoalan pasar. Ini adalah p
OPINI
JAKARTA Bareskrim Polri terus mengusut kasus dugaan penipuan oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang merugikan hingga Rp2,4 triliun. Pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait anggaran Rp113 miliar untuk jasa event organizer (EO) yang menjadi sorotan publik.
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya praktik tak wajar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
HUKUM DAN KRIMINAL