BREAKING NEWS
Minggu, 22 Maret 2026

Emak-emak Protes, Alat Berat Hancurkan Hutan Mangrove di Sergai

BITVonline.com - Selasa, 08 November 2022 11:30 WIB
Emak-emak Protes, Alat Berat Hancurkan Hutan Mangrove di Sergai
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Serdang Bedagai – Puluhan emak emak yang ada di Dusun I, Desa Pantai Cermin, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Sergai berusaha keras menghalangi upaya pengerusakan hutan mangrove yang dilakukan satu korporasi.

Menurut informasi, upaya pengerusakan hutan mangrove di Pantai Cermin diduga dilakukan Perusahaan Kawasan Wisata Pantai Cermin (PT KWPC).

Warga yang protes lantas melakukan pengadangan dan pengusiran.

Menurut warga, pengerusakan hutan mangrove akan berdampak pada kelestarian lingkungan.

Camat Pantai Cermin, M Hidayat Tambunan ketika dikonfirmasi membenarkan adanya demo yang dilakukan warga.

Namun Camat berdalih tidak tahu apa yang diprotes masyarakat.

“Kalau dari informasi benar ada, semalam, cuman tidak tahu kenapa,” kelit M Hidayat, Selasa (8/11/2022).

Hidayat tidak mau menjawab ketika ditanyai lebih jauh terkait persoalan tersebut.

Kata dia, pihak kecamatan tidak mendapat informasi lebih jauh soal protes warga tersebut.

Coba ditanyakan saja sama orang yang ada di sana atau pengelolanya,” katanya

Ada dugaan, Camat disinyalir sudah ‘kongkalikong’ dengan pihak yang merusak hutan mangrove.

Sementara itu, dari video yang beredar, tampak warga berusaha menghentikan aktivitas pekerjaan proyek yang diwacanakan akan dijadikan lokasi wisata

Aksi puluhan aksi emak emak itu berlangsung pada Senin (7/11/2022) sore.

Dalam video tersebut, terlihat puluhan emak emak berteriak di belakang alat berat yang sedang beroperasi meratakan tanah.

“Hentikan hentikan, mana Pengulunya, mana Polisi nya, tangkap tangkap, hentikan,” kata puluhan emak emak tersebut.

Puluhan emak emak yang merupakan warga setempat itu merasa terganggu sebab aktvitas tersebut telah merusak hutan mangrove yang sejak dulu dilestarikan warga untuk mengurangi bencana lingkungan.

Menurut informasi yang dihimpun, alat berat tersebut milik Perusahaan Kawasan Wisata Pantai Cermin (PT KWPC).

KWPC adalah salah satu perusahaan yang mengelola lokasi wisata Bahari yang ada di Desa Pantai Cermin.

Rencana, lokasi yang dulunya ditanami pohon mangrove tersebut akan diubah menjadi lokasi wisata baru di Desa Pantai Cermin.

(Lbs)

0 komentar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru