Kapolda Aceh Turun Tangan, Banjir Subulussalam Disusul Baksos dan Trauma Healing
SUBULUSSALAM Kepala Kepolisian Daerah Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, melakukan kunjungan kerja ke Kota Subulussalam, Rabu (21
NASIONAL
MEDAN– Kasus kematian Budianto Sitepu (42), pria asal Deli Serdang, setelah ditangkap oleh anggota kepolisian, menimbulkan pertanyaan serius terkait dugaan kekerasan saat penangkapan. Kapolrestabes Medan, Kombes Gidion Arif Setyawan, menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut, namun juga menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan tanpa surat perintah. Penangkapan terhadap Budianto bersama dua temannya, G dan D, terjadi di Desa Sei Semayang, Deli Serdang, pada Rabu (25/12/2024) sekitar pukul 00.20 WIB, atas dugaan pengancaman dengan kekerasan.
“Penangkapan dilakukan tanpa surat perintah karena situasi tertangkap tangan,” kata Kombes Gidion di Polrestabes Medan, Kamis (26/12/2024). Ketiganya dibawa ke Polrestabes Medan pukul 02.00 WIB, namun Budianto mulai muntah-muntah di ruang penitipan tahanan sementara. Sekitar pukul 15.05 WIB, Budianto dilarikan ke RS Bhayangkara, namun nyawanya tidak tertolong.
Budianto meninggal dunia di rumah sakit pada Kamis pukul 10.34 WIB. Hasil visum menunjukkan adanya luka di kepala dan rahang, yang diduga akibat kekerasan selama proses penangkapan. “Kami sedang memeriksa sejumlah personel Satreskrim Polrestabes Medan yang diduga terlibat,” tambah Gidion.
Kronologi dari Keluarga
Menurut istri korban, Dumaria Simangunsong, Budianto dan teman-temannya meminum minuman keras di rumah pada Selasa (24/12/2024) malam, hingga terjadi keributan dengan warga sekitar. Keributan ini akhirnya membuat polisi mengamankan mereka. “Jam 01.00 WIB saya dapat kabar suami saya ditangkap,” kata Dumaria.
Pada Rabu pagi (25/12/2024), Dumaria datang ke Polrestabes Medan untuk menjenguk suaminya, namun ia hanya diperbolehkan menitipkan makanan dan tidak diizinkan bertemu. Hari berikutnya, ia mendapat kabar bahwa suaminya telah meninggal dunia di RS Bhayangkara dengan tubuh penuh luka lebam. “Wajahnya lebam, badannya biru-biru, dadanya juga,” ungkap Dumaria, yang merasa sangat terpukul atas kejadian tersebut.
Dumaria pun menuntut agar kasus ini diusut tuntas dan berharap keadilan untuk suaminya. “Suami saya pas dibawa baik-baik saja. Tapi kenapa pas meninggal kondisinya lebam-lebam, biru-biru,” katanya dengan penuh penyesalan.
Pihak kepolisian berjanji akan mengusut kasus ini dan memastikan proses hukum berjalan secara transparan.
SUBULUSSALAM Kepala Kepolisian Daerah Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, melakukan kunjungan kerja ke Kota Subulussalam, Rabu (21
NASIONAL
DENPASAR Cuaca ekstrem yang melanda Denpasar, Bali, pada Kamis (22/1/2026) pagi mengakibatkan pohon cemara perindang tumbang dan menimpa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Koperasi melakukan sejumlah langkah strategis untuk mengoptimalkan perannya, salah satunya dengan merangkul kalangan
EKONOMI
TEBING TINGGI Ketua Badan Pertimbangan Organisasi DPC Himapsi Kota Tebing Tinggi, Ratama Saragih, mendesak Kapolres AKBP Rina Frillya S.
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara menyimpan sebuah peninggalan bersejarah dari wilayah Pakpak, yaitu Repika Batu Tettal Marga
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Wakil Ketua Komisi IV DPR, Alex Indra Lukman, mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan menyelur
NASIONAL
DAVOS, SWISS Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Eropa akan berbicara bahasa Jerman dan Jepang hari ini jika AS tidak
INTERNASIONAL
JAKARTA Sebuah mobil Panther melaju tanpa kendali di Tol JakartaCikampek arah Cikampek, Rabu pagi, 21 Januari 2026. Pengemudi, berinisi
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Raja Inggris Charles III di Lancaster House, London, Rabu, 21 Januari 2026.
NASIONAL
JAKARTA Indonesia resmi bergabung bersama tujuh negara mayoritas Muslim lainnya dalam Dewan Perdamaian yang dibentuk oleh Presiden Ameri
INTERNASIONAL