BREAKING NEWS
Selasa, 31 Maret 2026

Gubernur Bobby Nasution Teken MoU, Danau Toba Dipilih UTMB® Gelar Trail of the Kings™ 2025

- Rabu, 18 Juni 2025 18:57 WIB
Gubernur Bobby Nasution Teken MoU, Danau Toba Dipilih UTMB® Gelar Trail of the Kings™ 2025
Melalui penandatanganan kerja sama strategis, Rabu (18/6/2025) di Medan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) dan UTMB World Series mengumumkan ajang Trail of the Kings Lake Toba by UTMB (foto: lptn6)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN -Indonesia kembali mencetak sejarah di kancah olahraga dunia, khususnya dalam cabang lari lintas alam (trail run). Untuk pertama kalinya, ajang Trail of the Kings™ – Lake Toba resmi menjadi bagian dari UTMB® World Series 2025, satu-satunya ajang berlisensi UTMB® di Indonesia.

Pengumuman ini disampaikan dalam penandatanganan kerja sama strategis antara berbagai pihak di Medan, Rabu (18/6/2025). Ajang internasional ini akan digelar di Pulau Samosir, Danau Toba, pada 17–19 Oktober 2025, dengan menargetkan 2.200 pelari dari 25 negara dalam enam kategori: 5K, 10K, 28K, 60K, dan 100K.

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyatakan bahwa event ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan momentum strategis bagi promosi dan kebangkitan pariwisata Sumut, khususnya Danau Toba.

"Sebagai satu dari hanya 54 seri resmi UTMB® di dunia, ajang ini kami harapkan menarik wisatawan mancanegara dan memperkuat posisi Danau Toba sebagai ikon sport tourism Indonesia," ujar Bobby.

Direktur Asia World Triathlon Corporation, Jeffrey Edwards, menyebut bahwa keindahan lanskap Danau Toba serta kekayaan budaya lokal membuat Trail of the Kings memiliki karakter yang tidak ditemukan di tempat lain.

"Atmosfer lokal dan medan alam yang menantang memberi nilai eksklusif bagi pelari global," ujarnya.

Dalam acara yang sama, diluncurkan juga:

Logo resmi Trail of the Kings™ – Lake Toba by UTMB® 2025

Kampanye destinasi "North Sumatra: The Majestic Escape", untuk memperkenalkan Danau Toba sebagai surga petualangan dan budaya.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Sumut, Dr. Dikky Anugerah, menyebut ajang ini bukan hanya olahraga, tapi juga refleksi sejarah dan spiritualitas masyarakat Batak.

Sementara itu, Direktur Utama BPODT, Jimmy Panjaitan, menegaskan bahwa dampak ekonominya akan terasa langsung oleh masyarakat.

"Peningkatan jumlah wisatawan akan memutar roda ekonomi lokal dari akomodasi hingga UMKM," jelasnya.

Panitia juga tetap menjaga komitmen terhadap konservasi alam, salah satunya melalui program penanaman pohon sebanyak jumlah peserta sebagai bentuk pelestarian kawasan Danau Toba.*

(op/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru