Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
BINJAI – Upaya besar dalam pemberantasan narkoba yang dilakukan oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) kembali mendapatkan apresiasi.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah capaian dari Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi, yang selama setengah tahun masa jabatannya berhasil mengungkap berbagai kasus narkoba di wilayah hukum Sumut.
Tak hanya masyarakat biasa, langkah nyata Kombes Pol Andy dalam menanggulangi masalah narkoba mendapat sorotan positif dari berbagai kalangan, termasuk dari aktivis hukum Kota Binjai, Dhani Aulya Lubis.Baca Juga:
Dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (30/3), Dhani mengungkapkan rasa bangganya atas kinerja Dirnarkoba Poldasu yang dinilai semakin efektif dalam memerangi peredaran narkoba.
Menurut Dhani, selama kepemimpinan Kombes Pol Andy Arisandi, Polda Sumut telah berhasil mengamankan sejumlah bandar narkoba besar beserta barang bukti yang cukup signifikan.
Keberhasilan ini, menurut Dhani, harus terus diperkuat dengan fokus pada pemberantasan jaringan narkoba yang lebih luas.
"Kami sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Kombes Pol Andy Arisandi. Beliau berhasil menanggulangi peredaran narkoba di wilayah Sumut dengan cukup maksimal. Kami berharap, ke depan, pengungkapan kasus-kasus narkoba akan terus berlanjut dengan lebih intensif," ujar Dhani.
Selain itu, Dhani juga menambahkan bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya soal menangkap bandar, tetapi juga terkait dengan pengurangan jumlah pemakai narkoba di Sumut.
"Dengan semakin banyaknya bandar yang diamankan, kami yakin angka kriminalitas akan menurun. Karena, salah satu pemicu tindakan kriminal adalah penggunaan narkoba," tegasnya.
Meskipun sudah ada progres positif, Dhani mengingatkan pentingnya patroli rutin dari pihak kepolisian, terutama di daerah-daerah pelosok.
Menurutnya, narkoba kini telah merambah ke berbagai pelosok desa, yang mengancam keselamatan masyarakat serta ketertiban sosial.
"Narkoba sudah mulai merambah ke desa-desa. Ini sangat membahayakan generasi muda dan dapat merusak tatanan sosial masyarakat kita. Oleh karena itu, kami mendorong Dirnarkoba Polda Sumut untuk terus meningkatkan patroli, terutama di daerah-daerah yang lebih terpencil," kata Dhani.
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL