BREAKING NEWS
Senin, 24 Agustus 2026

Gerak Cepat Kemnaker Turun Tangan Bedah Sistem Kerja 20 Perusahaan Mulai September

gusWedha - Senin, 24 Agustus 2026 21:42 WIB
Gerak Cepat Kemnaker Turun Tangan Bedah Sistem Kerja 20 Perusahaan Mulai September
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai September hingga November 2026. Program tersebut menyasar perusahaan dari sektor manufaktur, pelayanan kesehatan dan perhotelan.

Pendampingan dilakukan untuk membenahi sistem serta proses kerja di masing-masing perusahaan. Kemnaker menilai peningkatan produktivitas tidak cukup hanya dengan meningkatkan kompetensi pekerja, tetapi juga perlu dibarengi pembenahan tata kelola, pemanfaatan teknologi dan budaya kerja.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan produktivitas perusahaan harus dibangun melalui perbaikan yang menyeluruh.

Baca Juga:

"Kompetensi tenaga kerja harus terhubung dengan produktivitas perusahaan. Ketika kompetensi meningkat, proses kerja membaik, teknologi dimanfaatkan secara optimal, dan budaya continuous improvement tumbuh, maka daya saing perusahaan dan perekonomian nasional juga akan meningkat," ujar Yassierli melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Minggu (23/8/2026).

Program tersebut melibatkan sedikitnya 25 spesialis produktivitas terlatih, 20 instruktur dan 20 peserta Program Pemagangan Nasional.

Kemnaker menerapkan pendekatan company-based productivity improvement. Dengan pendekatan ini, pembenahan tidak dilakukan secara seragam, melainkan disesuaikan dengan persoalan serta kebutuhan masing-masing perusahaan.

Tahap awal pendampingan dilakukan melalui pengukuran baseline dan diagnosis produktivitas. Dari proses tersebut, tim akan mengidentifikasi akar persoalan sebelum menyusun rencana peningkatan produktivitas.

Setelah itu, perusahaan akan menjalani tahap penerapan perbaikan, monitoring hingga evaluasi untuk melihat dampak dari intervensi yang dilakukan.

Bentuk perbaikan dapat berbeda pada setiap perusahaan. Langkah yang disiapkan mencakup peningkatan efisiensi proses kerja, perbaikan kualitas layanan, pengurangan pemborosan, penataan tempat kerja, optimalisasi sumber daya manusia, digitalisasi proses hingga peningkatan mutu produksi dan pelayanan.

Kemnaker menilai pendekatan tersebut menempatkan produktivitas sebagai hasil dari pembenahan sistem perusahaan secara menyeluruh, bukan semata-mata tanggung jawab pekerja.

Program ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi peserta Pemagangan Nasional. Para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman bekerja, tetapi juga belajar mengenai proses identifikasi masalah dan penerapan perbaikan di lingkungan perusahaan.

Mereka akan berinteraksi langsung dengan perusahaan, instruktur serta spesialis produktivitas selama pendampingan berlangsung.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kemnaker Dorong Sertifikasi Profesi Permanent Makeup untuk Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja
Kemnaker Buka Pendaftaran Mitra MagangHub Batch 2, Simak Syarat dan Jadwalnya!
HUT RI ke-81, Menaker Yassierli Tekankan Pentingnya Kedaulatan Kompetensi Pekerja Indonesia
Syarat “Good Looking” di Lowongan Kerja Bakal Dihapus, Ini Aturan Baru yang Disiapkan Pemerintah
Menaker Perkuat Perlindungan Pekerja, JKP dan Peningkatan Kompetensi Jadi Fokus Utama
Kemnaker Integrasikan Data BPJS dan K3, Pengawasan Ketenagakerjaan Masuk Era Baru
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru