Gempur Titik Api Menhut Kerahkan 5.000 ASN Kehutanan untuk Tangani Karhutla di 6 Provinsi Prioritas
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
MEDAN - Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Ahmad Doli memastikan korban telah dibawa ke RS Haji Medan untuk mendapatkan perawatan.
Ahmad Doli mengatakan dirinya menerima informasi mengenai kasus tersebut dan langsung berkoordinasi untuk memastikan korban mendapatkan penanganan medis.
"Untuk kesekian kalinya kami menerima laporan kasus kekerasan anak, kali ini dari Sidikalang, Dairi, Sumut. Mari bersama menjaga anak-anak kita untuk masa depan Indonesia," tulis Ahmad Doli melalui akun Instagram pribadinya, @ahmaddolikurnia.Baca Juga:
Dia kemudian memastikan korban telah berada di RS Haji Medan. Ahmad Doli berencana datang langsung ke rumah sakit pada Selasa (25/8/2026) untuk melihat kondisi korban.
"Korban sudah di RS Haji," ujar Ahmad Doli, Senin (24/8/2026) malam.
Kasus tersebut menjadi perhatian setelah video kondisi salah satu korban berinisial AGP (7) beredar di media sosial pada Jumat (21/8/2026). Dalam video itu, korban terlihat mengalami sejumlah luka dan mengaku mendapat kekerasan.
Polres Dairi kemudian menetapkan seorang pria berinisial RS (52) sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap dua bocah tersebut. RS telah ditangkap dan ditahan sejak Jumat (21/8/2026).
Kasi Humas Polres Dairi AKP Syahril Ramadhan mengatakan RS bukan merupakan keluarga korban. RS disebut sebagai tetangga sekaligus teman ibu korban yang selama sekitar lima tahun dipercaya menjaga kedua anak tersebut.
Karena kedekatan tersebut, RS dipanggil dengan sebutan "Mak Tua". Berdasarkan informasi kepolisian, ibu korban sebelumnya menitipkan kedua anaknya kepada RS dengan imbalan sekitar Rp500 ribu per minggu.
Sementara itu, ayah kedua korban diketahui sedang menjalani hukuman dalam perkara narkotika di Nusakambangan. Hingga kini, ibu korban disebut belum datang melihat kondisi anak-anaknya.
Dalam pemeriksaan, RS mengaku kerap memukul kedua korban ketika dianggap melakukan kesalahan atau kenakalan. Polisi menyebut kekerasan dilakukan menggunakan sejumlah benda yang ada di sekitar rumah, seperti sapu dan gantungan baju.
RS disebut mengaku mengalami tekanan hidup, namun tetap menyatakan menyayangi kedua anak tersebut.
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL
PALEMBANG Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di empat provinsi
NASIONAL