Ketua MPR Ahmad Muzani: Jangan Mudah Terpecah, Harus Percaya pada Presiden Kita
JAKARTA Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Ahmad Muzani, merespons perkembangan terkini mengenai dinamika pe
NASIONAL
PEKANBARU – Gubernur Riau, Abdul Wahid, angkat bicara terkait tuntutan atlet yang berlaga di PON Aceh-Sumut 2024 agar bonus kemenangan mereka segera dicairkan secara penuh.
Namun, Abdul Wahid menyatakan pemerintah provinsi saat ini belum mampu membayar bonus sesuai janji karena keterbatasan anggaran daerah.
"Kita sudah berdialog dengan para atlet. Mereka tetap ngotot bonus dibayarkan 100 persen, tapi kami hanya mampu membayar 45 persen karena keterbatasan APBD," kata Abdul Wahid di Pekanbaru, Sabtu (12/7/2025).
Menurut Wahid, pemerintah sudah menyiapkan pencairan bonus sebesar 45 persen dari total janji yang disampaikan sebelumnya oleh Penjabat Gubernur Riau periode lalu, SF Haryanto. N
amun, para atlet menolak menerima pencairan sebagian tersebut dan tetap menuntut pembayaran penuh sesuai janji awal.
"Kapan mereka mau menerima bonus 45 persen itu, kita siap cairkan langsung. Tapi mereka ingin sesuai janji Pak Rahman Hadi (eks Pj Gubernur Riau)," ujar Wahid.
Lebih lanjut, Wahid menambahkan bahwa atlet paralimpik sebelumnya sudah menerima bonus dengan pemotongan serupa dan tidak menolak.
"Atlet paralimpik sudah menerima kok, ada pemotongan tapi mereka tidak keberatan," tambahnya.
Sebelumnya, SF Haryanto pernah menjanjikan bonus sebesar Rp 40 miliar yang akan diberikan kepada atlet peraih medali di PON Aceh-Sumut 2024 sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka mengharumkan nama Riau.
Namun, hingga kini bonus tersebut belum dibayarkan secara penuh.
Situasi ini memunculkan kekecewaan di kalangan atlet, terutama setelah Gubernur Abdul Wahid memberikan bonus sebesar Rp 20 juta kepada Rayyan Arkan Dikha, bocah viral yang berperan mempromosikan tradisi Pacu Jalur sebagai Duta Pariwisata Riau.
Atlet merasa kurang diperhatikan dan berharap pemerintah segera merealisasikan bonus mereka.
Pemerintah Provinsi Riau pun diharapkan dapat mencari solusi terbaik agar bonus atlet yang telah berjuang mengharumkan nama daerah dapat segera diterima secara adil dan transparan.*
(km/a008)
JAKARTA Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Ahmad Muzani, merespons perkembangan terkini mengenai dinamika pe
NASIONAL
MEDAN Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara (Sumut) melakukan reposisi/reshuffle kepengurusan Majelis Pemberdayaan Masyarak
AGAMA
BINJAI Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai mengungkap jaringan peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Dalam operasi yang dilakukan di
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Menyambut Hari Raya Idul Fitri, Vihara Qi THIEN DA SENG (Vihara Sun Go Kong Binjai) kembali menggelar kegiatan sosial dengan memb
NASIONAL
JAKARTA Program ambisius pemerintah untuk menyediakan 3 juta rumah bagi masyarakat Indonesia masih menghadapi berbagai kendala. Dalam ac
NASIONAL
JAKARTA Komisi III DPR RI memutuskan untuk membentuk Panitia Kerja (Panja) dalam rangka mengawal penanganan kasus penyiraman air keras t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktur Eksekutif The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research, Adinda Tenriangke Muchtar, mengkritik pernyataan
NASIONAL
JAKARTA Penyidikan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS)
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI, pada Rabu (18/3/2026), mengungkapkan bahwa empat anggota TNI telah ditahan terkait dengan kasus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke12 Indonesia, Jusuf Kalla (JK), mengungkapkan bahwa pemerintah Indonesia saat ini dihadapkan pada di
EKONOMI