Beruntung, Bezzecchi tidak mengalami cedera serius meskipun terjatuh dalam insiden tersebut.
Kecelakaan ini turut mengubah jalannya balapan. Marquez yang sudah dipastikan gagal finis di GP Indonesia, kini harus menghadapi kenyataan pahit dengan cedera yang dapat mempengaruhi keseluruhan musimnya.
Sementara itu, di lintasan, balapan berlangsung sengit dengan Fermin Aldeguer dari Gresini Racing yang memimpin setelah 9 dari 27 putaran.
Aldeguer, yang sebelumnya menjadi runner-up pada Sprint Race, kini berpeluang mencetak sejarah dengan menjadi pembalap termuda yang memenangkan balapan kelas utama MotoGP.
Dengan kondisi Marquez yang kini berada di Madrid untuk perawatan medis, seluruh perhatian kini tertuju pada hasil tes medis dan seberapa cepat ia bisa kembali ke lintasan.
Pembalap asal Spanyol itu harus berjuang untuk pulih dan menyongsong balapan-balapan berikutnya di musim 2025.
Sementara tim Ducati dan penggemar MotoGP di seluruh dunia menunggu kabar terbaru mengenai kondisi Marquez, keputusan medis yang akan diambil menjadi kunci untuk masa depan sang juara dunia.
Seberapa lama Marquez harus absen dari balapan masih menjadi tanda tanya besar, dan apakah insiden ini akan memengaruhi perjuangannya dalam mempertahankan gelar juara dunia, menjadi hal yang sangat dinantikan.
Sampai saat itu, seluruh dunia MotoGP akan menantikan perkembangan terbaru dari Madrid, berharap Marquez bisa segera pulih dan kembali ke lintasan dengan semangat juara seperti biasanya.*